Berita > Berita > Klub

Tiga Pemain Unggulan PB Jaya Raya Masuk Babak Final

Sabtu, 04 Mei 2019 18:54:17
1368 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Unggulan kedua nomor tunggal putri U17, Tasya Farahnailah mampu memastikan tempatnya pada babak final Turnamen Jaya Raya Yonex Sunrise Junior Grand Prix 2019. Keberhasilan tersebut diraihnya setelah dirinya dapat menundukkan pebulutangkis asal Indonesia, Arlya Nabila Thesa Munggaran dengan skor 21-23, 21-6, dan 21-13.

Status unggulan tidak lantas membuat Tasya dapat meraih kemenangan dengan mudah. Sebab musuhnya, Arlya ternyata mampu memberikan perlawanan sengit. Hal tersebut terlihat dari keberhasilannya meraih kemenangan tipis pada game pertama.

Tasya mengaku bahwa kegagalan yang dialaminya tersebut tidak terlepas dari perasaan gugup. Alhasil Arlya mampu memanfaatkan celah untuk membalikkan keadaan. Padahal ketika itu Tasya mampu unggul terlebih dahulu.

“Tadi sih tegang dan ragu-ragu mukulnya. Saya juga kepancing main-main drive oleh lawan, jadinya saya kalah. Apalagi saya belum pernah lolos dari babak semifinal pada turnamen tahun sebelumnya, jadi gugup mainnya,” jelas pebulutangkis asal PB Jaya Raya tersebut.

Beruntung saat itu pelatihnya mampu membawa kembali kepercayaan dirinya lewat semangat yang dilontarkannya. Tasya akhirnya mampu lebih yakin dalam melepaskan tembakannya.

“Pelatih berpesan main harus lebih maksimal. Jangan sering melakukan error, sehingga dapat membuat kita mati sendiri,” ungkapnya.

Berbekal pesan tersebut, Tasya optimis dalam menghadapi laga final pada Minggu (5/4) besok. Dia yakin dapat meraih keberhasilan mutlak pada pertandingan itu.

“Saya tidak gugup. Jadi saya akan main maksimal,” tambahnya.

Pebulutangkis PB Jaya Raya lainnya, Jonathan Farrel Gosall/ Adrian Pratama juga berhasil mengikuti jejak Tasya untuk berpentas di babak final nomor ganda putra U15. Melalui perang saudara, Farrel/Adrian berhasil menghempaskan rekan satu klubnya, Zidane Attauba/ Arsandi Ferdian Pradana dengan skor tipis, 22-20 dan 21-19.

Persaingan sengit antara kedua pemain PB Jaya Raya tersebut sudah terlihat sejak awal game pertama. Baik Jonathan/Adrian maupun Zidane/Arsandi sama-sama mampu menampilkan permainan yang agresif. Bahkan ketika itu Jonathan/Adrian dibuat kesulitan karena tembakannya kerap mengenai net.

“Tadi sulit sekali lawannya. Kami juga belum terbiasa pakai bola ini, soalnya kencang sekali. Jadi lumayan susah. Kami juga hampir kalah tadi,” ujar Jonathan.

Hal senada juga diungkapkan pasangannya, Adrian. Dia mengaku pukulan yang sering mengenai net pada game kedua diakibatkan oleh bola yang digunakan.

“Karena bolanya juga. Model bolanya suka melintir. Lawannya hari ini juga lagi bagus,” terangnya.

Namun, kendala yang dihadapi mereka akhirnya mampu diatasi. Dengan kordinasi yang ciamik, Jonathan dan Adrian berhasil membuktikan kemampuannya sebagai pemain unggulan pertama di nomor ganda putra U15.

Selain di dua nomor itu, PB Jaya juga berhasil mendulang keberhasilan di tunggal putra U17. Muhammad Sultan Nurhabibu Mayang mampu mengalahkan pebulutangkis asal Indonesia, Raynaldi Oktavianur Rizky dengan skor cukup telak, yakni 21-9 dan 21-14.

Meskipun demikian, Sultan mengakui keberhasilannya tidak dapat diraih dengan mudah. Pasalnya pada game kedua Raynaldi mampu memberikan perlawanan yang cukup sengit. Bahkan dia sempat menyamakan perolehan poin yang ada.

“Pada game pertama dia belum panas. Lalu di game kedua dia sudah mulai panas. Nyerang saya terus dengan rally,” tuturnya

Selain pemain-pemain tersebut, terdapat pemain Indonesia lainnya yang berhasil lolos ke babak final. Mereka adalah Muhammad Gibran Arfiansyah/Aisyah Salsabila Purti Pranata (ganda campuran U17), Mutiara Ayub Puspitasari (tunggal putri U15), Sofy Al Mushira Asharunnisa/ Ridya Aulia Fatasya (ganda putri U17), Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sapri Jamil (ganda campuran U19), Alwi Fahran (tunggal putra U15), Muhammad Al Farizi/Yuke Gameraza Radjasa (ganda putra U15), Intan Nabila Kusuma/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (ganda putru U15), Rahmat Hidayat/ Febi Setianingrum (ganda campuran U17), Bobby Setiabudi (tunggal putrav U19), Nita Violina Marwah/Putri Syaikah (ganda putri U19), Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (ganda putra U19), Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Marwan Faza (ganda putra U17), Shivan Nabila Putri/ Vijayanda Bintang Racketa (ganda putri U17), dan Alya Ardelia/Ariealla Naqiyyah (ganda putri U15).

Sebagai informasi, ajang Turnamen Jaya Raya Yonex Sun rise Junior Grand Prix 2019 ini mempertandingkan tiga kelompok umur, yakni U15, U17, dan U19. Kejuaraan ini dijadwalkan digelar selama enam hari, dari tanggal 30 April hingga 5 Mei. (*)

Berita Klub Lainnya