Berita > Berita

Tunggal Putra Jadi Andalan Di Ajang Piala Sudirman 2019

Sabtu, 11 Mei 2019 08:59:43
1353 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Selama sepekan (19-26 Mei) mendatang, kota Nanjing, China, akan menjadi pusat perhatian penggemar bulutangkis dunia untuk mengikuti Kejuaraan bulutangkis beregu campuran yang dipertandingkan dua tahunan. Indonesia yang baru sekali menjuarainya pada saat pertama kali dihelat di Jakarta tahun 1989, akan turun dengan skuat terbaik saat ini.

Mempertandingkan lima nomor, mau tak mau pebulutangkis terbaik di tiap nomor akan menjadi pilihan untuk turun berlaga. Nomor tunggal putra akan menjadi salah satu nomor yang diharapkan dapat menyumbangkan poin kemenangan, demikian disebutkan Achmad Budiharto, selaku Chef de Mission Tim Piala Sudirman Indonesia.

Skuat tim tunggal putra pada ajang Piala Sudirman 2019 diisi tiga pebulutangkis handal. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie dan Shesar Hiren Rhustavito.

Selain tunggal putra, nomor ganda putra dan ganda campuran akan menjadi andalan Indonesia untuk bisa kembali membawa pulang Piala Sudirman ke Tanah Air. Sejak pertama kali merebutnya di Jakarta pada ajang perdana Piala Sudirman, Indonesia tak pernah lagi mencicipinya. Di ajang berikutnya, ada enam kali Indonesia berhasil berhasil ke partai final (1991, 1993, 1995, 2001, 2005 dan 2007), namun gagal merebut Piala Sudirman dari lawan-lawannya.

Melihat skuat yang ada saat ini, Indonesia berpeluang untuk kembali merebut piala yang namanya diambil dari tokoh bulutangkis Indonesia, Dick Sudirman.

Lebih jauh disebutkan Budiharto, walau tak diunggulkan, nomor tunggal putri diharapkan bisa membuat kejutan.

Melihat catatan torehan pretasi tunggal putra belakangan ini, tak keliru jika tunggal putra mengemban tugas berat di Nanjing. Prestasi Anthony, Jonatan dan Shesar pun belakangan mulai menanjak. Sempat menurun usai meraih gelar di turnamen China Open 2018 Super 1000, Anthony mencapai laga final di Singapore Open 2019 dan akhirnya dihentikan andalan Jepang, Kento Momota. Namun Anthony beberapa kali tercatat mampu menundukkan Momota yang saat ini merupakan pemain tunggal putra terbaik dunia.

Jonatan pun menunjukkan grafik penampilan yang terus meningkat. Ia memulangkan dua juara dunia di ajang Malaysia Open 2019 Super 750 lalu. Di babak kedua, Jonatan mengalahkan Momota dengan permainan straight game, 22-20 dan 21-15. Di perempat final, Jonatan menaklukkan Viktor Axelsen (Denmark), juga dalam dua game langsung, 21-18 dan 21-19. Perjalanan Jonatan terhenti di semifinal setelah ia ditaklukkan Chen Long (China), dengan skor 12-21, 21-10 dan 15-21.

Shesar membuat kejutan saat bertanding di babak pertama Badminton Asia Championships 2019 dengan mengalahkan Kidambi Srikanth, pemain tunggal putra terbaik India saat ini.

"Namanya pertandingan beregu, kan semuanya punya tanggung jawab di tim. Tapi tiap sektor pasti punya rasa mau melakukan yang terbaik dan kalau bisa menyumbang poin, begitu juga kami dari tunggal putra," kata Jonatan, seperti kami lansir di laman resmi PBSI Badmintonindonesia.org.

"Kami akan lebih maksimalkan lagi penampilan di Piala Sudirman," tambah Jonatan.

"Siapa pun yang diturunkan, baik saya, Anthony atau mas Vito, kami pasti akan berjuang mati-matian untuk menyumbang poin bagi tim Indonesia," tambahnya. (*)

Berita Berita Lainnya