Berita > Berita

Hadapi Denmark, Indonesia Waspadai Tiga Sektor

Senin, 20 Mei 2019 17:44:07
1196 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Satu kemenangan telah dibukukan tim Indonesia pada laga awal penyisihan grup B Piala Sudirman 2019. Indonesia meraih kemenangan 4-1 atas Inggris, hari Minggu (19/5) di Nanning, China. Untuk menempati juara grup, Indonesia harus bisa memenangkan lawa terakhir penyisihan grup melawan Denmark.

Kemenangan atas Inggris, setidaknya telah menjadi modal untuk memudahkan langkah menuju babak selanjutnya ke perempat final. Namun, jika berhasil menempati posisi juara grup tentunya akan lebih menguntungkan. Para juara grup akan terhindar dari sesama juara grup yang kemungkinan besar adalah pesaing terberat Indonesia.

Pada laga menghadapi Denmark, skuat Merah Putih mewaspadai tiga sektor yang menjadi senjata utama mereka yaitu tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran.

“Jangan salah, ada tiga kekuatan Denmark yang tidak bisa diremehkan. Pertama, mereka punya tunggal putra yang bisa diandalkan. Ganda putra, walaupun pasangan utamanya udah tidak ada, tapi pelapisnya bukan pasangan yang gampang dikalahkan dan ketemu ganda putra Indonesia selalu ketat,” kata Achmad Budiharto, Chef de Mission tim Piala Sudirman Indonesia, seperti kami lansir di laman resmi PBSI sore ini.

“Di ganda campuran, saya rasa Denmark sudah menemukan pasangan baru. Tiga partai ini patut diwaspadai tanpa mengesampingkan ganda putri dan tunggal putri,” tambah Budiharto.

Sektor tunggal putra Denmark diperkuat oleh Juara Dunia 2017, Viktor Axelsen dan Anders Antonsen yang naik podium di Istora pada kejuaraan Daihatsu Indonesia Masters 2019.

Pada sektor ganda putra, Denmark mengandalkan pasangan Kim Astrup/ Anders Skaarup Rasmussen yang ada di rangking delapan dunia. Nama Mathias Boe juga ada dalam susunan tim Denmark.

Meskipun tak lagi diperkuat Christinna Pedersen, namun ganda campuran Denmark tak bisa dipandang sebelah mata. Masih ada Mathias Christiansen yang bisa saja dikombinasikan dengan pemain muda. Selain itu ada Niclas Nohr/ Sara Thygesen yang pernah mengalahkan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di German Open 2018.

Penampilan tunggal putri Denmark juga mulai meningkat. Mia Blichfeldt menundukkan Gregoria Mariska Tunjung dalam pertemuan terakhir. Selain Blichfeldt, Denmark juga diperkuat oleh Line Kjaersfeldt.

Akan tetapi, Gregoria dan Fitriani diharapkan bisa tampil maksimal dan membuat kejutan di kejuaraan beregu.

“Kalau lihat pengalaman yang sebelumnya di Piala Uber dan Badminton Asia Team Championships, tunggal putri bisa tampil luar biasa. Baik Gregoria maupun Fitri, bisa membuat pemain Tiongkok dan Jepang kewalahan, ini patut kita jadikan advantage,” tambah Budiharto. (*)

Berita Berita Lainnya