Berita > Berita > Sirnas

Balas Kekalahan, Mirza Tumbangkan Sarah

Kamis, 27 Juni 2019 07:11:02
1988 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Pebulutangkis tunggal taruna putri besutan PB. Djarum, Irdina Naurah Mirza berhasil melaju ke babak selanjutnya usai mengalahkan tunggal putri andalan PB. Exist Badminton Club, Siti Sarah Azzahra dengan tiga game 21-13 13-21 dan 21-19 pada kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional Premier Li Ning Jawa Barat Open 2019 yang berlangsung di GOR KONI, Bandung. Rabu, (26/6).

Game pertama Mirza tampil menekan dan meninggalkan poin yang lumayan jauh dan berhasil merebut keunggulan.

“Kalau di awal-awal mungkin dari lawannya juga kalah start, dia juga banyak mati sendiri, akunya lebih enak buat ngatur permainan, main aku udah bener dan ingin ngambil game pertama,“ ujarnya.

Game kedua Mirza terlihat sedikit lengah dan keunggulan pun berbalik untuk Sarah yang merubah ritme permainannya di paruh game kedua. Mirza pun mengakui, di game kedua dirinya lengah dan kecolongan dengan perubahan ritme permainan lawan.

“Game kedua itu lawan ngerubah permainan, akunya malah nggak seperti game pertama, jadi kebalik malah di serang sama lawannya,” sambungnya.

Game terakhir Mirza langsung memimpin perolehan poin dan berhasil memimpin sampai akhirnya bisa menang. Mirza mengungkapkan bahwasannya dia sangat senang bisa mengalahkan Sarah yang pernah mengalahkannya di semi final di kejuaraan Djarum Sirnas Palembang bulan April lalu.

“Fame terakhir aku agak tegang juga soalnya pernah kalah juga sama dia di sirnas Palembang di semi final, terlalu banyak takut dan jadinya ragu dan hati-hati, tapi pada akhirnya saya seneng dan lega pastinya, bisa mengalahkan lawan yang pernah ngalahin aku,” pungkas Mirza selepas pertandingan.

Selanjutnya Mirza di babak kedua Djarum sirnas Jawa Barat ini akan menghadapi lawan dari PB. Jaya Raya Jakarta, Sheila Dinda Kurniawan yang berhasil menumbangkan Zahra Arulia Mubarok dari PB. Sangkuriang Graha Sarana PLN, Bandung dengan skor 21-10 dan 21-14. (*)

Berita Sirnas Lainnya