Berita > Berita > Sirnas

Yulia Waspadai Pemain Muda

Kamis, 27 Juni 2019 07:42:26
2261 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Yulia Yosephin Susanti, pebulutangkis dewasa putri besutan PB. Shamrock Medan berhasil melaju ke babak dua kejuaraan bulutangkis Djarum Sirkuit Nasional Premier Li Ning Jawa Barat Open 2019.

Sukses Yulia dibukukan usai mengalahkan pebulutangkis besutan PB. Djarum Kudus, Made Dinda Windiasari dalam laga tiga game 14-21, 21-17 dan 21-6 pada laga yang berlangsung di GOR KONI, Bandung, Rabu (26/6).

Di awal game pertama, Yulia harus menyerahkan keunggulan sementara untuk Dinda yang dari awal permainan langsung menekan. Rupanya ini tak membuat Yulia kehilangan seluruh game, bahkan disini di game pertama ini Yulia mempelajari situasi lapangan dan kelemahan sang lawan.

“Di paruh game pertama aku masih belum terbiasa sama lapangannya agak gelap juga, sama masih lihat lawan mainnya kayak gimana sama shuttlecock yang susah ngontrolnya, di tambah dari gerakan lawan yang dari tengah ke depan itu bagus penguasaannya. Sempet kaget juga sih,” ujarnya.

Game kedua, Yulia mulai panas dan menjadi titik balik untuk memaksa Dinda bermain rubber game.

Dan di game penentuan ini pun Yulia tak butuh waktu lama untuk pemain berpengalaman seperti Yulia untuk menghentikan langkah juniornya. Yulia yang menempati unggulan satu ini pun memuji penampilan Dinda yang sempat menjadi ancaman baginya.

“Dinda mainnya lumayan bagus apalagi dia masih taruna awal, ditambah penguasaan depan yang bagus, cuman penguasaan front belakangnya masih kurang, sama kaki kurang cepat sedikit lagi, tapi keseluruhan bagus sih mainnya, bisa bikin kaget lawan sama permainannya yang susah di tebak,” sambungnya.

Pemain yang sempat mencicipi latihan di Pelatnas tahun 2011 lalu mengutarakan jawabannya saat ditanya tentang persaingan dan ancaman yang terjadi di perhelatan akbar Djarum Sirnas 2019 sekarang. Yulia pun menyebutkan bahwa dirinya lebih mewaspadai pemain muda.

“Peta persaingan sekarang lebih banyak, dulukan pesrta di kategori dewasa cuman 16 orang, 8 orang, sekarang lebih banyak, terlebih ancaman sekarang lebih banyak dari yang muda-muda, banyak pemain muda yang bermain di dua sektor dari taruna main juga di dewasa gitu,” lanjutnya.

Hadirnya pemain asing juga tidak bisa di anggap remeh oleh para pemain dan menambah ketatnya persaingan di perhelatan Djarum Sirnas.

“Selain pemain muda juga yang belum teratur sama agak liar cara mainnya jadi gak bisa ditebak, ada juga tuh pemain asing yang jadi ancaman buat tunggal dewasa putri, soalnya saya juga pernah kalah sama pemain Jepang Ayaho Sugino di Sirnas tahun lalu di Tasikmalaya,” tandasnya.

Selanjutnya Yulia akan berhadapan dengan pebulutangkis besutan PB. Jaya Raya Jakarta, Olivia Celin Maria Kambey yang berhasil mengalahkan tunggal putri PB. Sangkuriang Graha Sarana PLN Bandung, Hilda Nur Fadilah dengan Skor 21-15 dan 21-11.

“Persaingan di Djarum Sirnas Sekarang tidak bisa dianggap gampang, yang jelas step by step saja dan harus tetap fokus dari awal untuk menghadapi lawan yang tidak mudah dikalahkan,” pungkas Yulia selepas pertandingan. (*)

Berita Sirnas Lainnya