Berita > Berita

Hadapi Junior Di Babak Awal, Gloria Tak Ingin Anggap Ringan

Jumat, 28 Juni 2019 10:08:36
3212 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Indonesia berhasil meloloskan enam wakilnya turun berlaga di ajang bulutangkis Blibli Indonesia Open 2019. Mereka adalah Hafiz Faizal/ Gloria Emanuelle Widjaja, Rinov Rivaldy/ Pitha Haningtyas Mentari, Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti, Tontowi Ahmad/ Winny Oktavina Kandow, Alfian Eko Prasetya/ Marsheilla Gischa Islami, dan Ronald Alexander/ Annisa Saufika.

Lolosnya enam wakil ganda campuran Merah Putih di turnamen akbar seri HSBC BWF World Tour Super 1000 berhadiah total USD 1,250,000, tentunya makin memperbesar peluang terjadinya ‘perang saudara’ di babak awal. Berdasarkan hasil undian, satu laga di babak pertama mempertemukan duet Hafiz/Gloria dengan junior mereka di pelatnas, Rinov/Pitha.

Melihat rekor pertemuan sebelumnya, Hafiz/Gloria memang lebih diunggulkan. Begitu juga dengan pengalaman bertanding tentunya. Dari catatan head to head pun Hafiz/Gloria unggul 1-0. Di turnamen Singapore Open 2019, Hafiz/Gloria menang atas duet Rinov/Mentari dengan skor 21-7 dan 21-11.

“Sebetulnya saya nggak terlalu memikirkan draw, tapi tetap ada rasa, kenapa sih harus ketemu teman sendiri di babak pertama?” ungkap Gloria mengutip di laman resmi PBSI.

Gloria pun tak ingin menganggap ringan bertemu junior yang dinilai akan bermain lepas. Rinov/Mentari yang merupakan Juara Dunia Junior 2017, menjadi runner up di Swiss Open 2019 Super 300.

“Rinov/Mentari pasti lebih tampil lepas karena berhadapan dengan kami yang lebih senior dan lebih diunggulkan. Target kami paling tidak dapat hasil yang lebih baik dari tahun lalu yang babak semifinal,” kata Gloria.

“Pengalaman dan status unggulan kami jadikan penyemangat untuk lebih percaya diri saja. Tapi di lapangan nggak ada yang tahu, apalagi pertandingan di Indonesia banyak kejutan. Untuk mengatasi beban, kami coba lebih rileks, positive thinking saja dan berusaha maksimal di lapangan,” tambahnya.

Gloria juga tak khawatir akan dukungan penonton akan berkurang dalam laga sesama wakil Indonesia.

“Di Istora pasti pendukungnya ramai. Kalau buat saya sih penonton mau dukung siapa saja nggak apa-apa, yang penting dukung Indonesia,” tuturnya. “Soal yakin sih harus yakin bisa mengatasi. Harus tetap optimis,” katanya menutup pembicaraan. (*)

Berita Berita Lainnya