Berita > Berita

Faktor Non-Teknis Kunci Hadapi Wakil Eropa

Sabtu, 06 Juli 2019 11:28:02
2464 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi satu andalan Indonesia di sektor ganda campuran dari enam pasangan yang ikut berlaga di ajang Blibli Indonesia Open 2019. Pasangan unggulan tujuh ini akan mengawali laga babak satu melawan pasangan Jerman, Mark Lamsfuss/ Isabel Herttrich.

Pertemuan dengan duet Lamsfuss/Herttrich bukanlah yang pertama kalinya bagi Praveen/Melati. Laga di turnamen seri HSBC BWF World Tour Super 1000 nanti akan menjadi laga kedua mereka. Sebelumnya kedua pasangan pernah bertemu pada ajang All England Open 2019 dimana Praveen/Melati mencatat kemenangan dengan skor 21-11 dan 21-17.

Jika lolos ke babak dua, Praveen/Melati akan bertemu dengan pemenang laga antara pasangan Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith melawan pasangan Jerman lainnya, Marvin Seidel/ Linda Efler. Melihat bagan yang ada duet Praveen/Melati akan mengawali laga babak pertama bertemu pasangan Eropa.

"Lawan kami nanti kan sudah ketahuan siapa, jadi kami sudah pelajari dari sekarang. Ini turnamen besar, jadi memang ketemunya langsung lawan-lawan yang bagus semua, kami harus siap," kata Melati soal hasil undian.

"Kalau bertemu pasangan Eropa, kami harus waspada terutama dari hal non-teknis, jangan sampai terpancing lawan, jangan sampai terbawa emosi karena bisa berantakan permainannya dan jadi nggak bisa mikir," ungkap Melati, mengutip di laman resmi PBSI.

Diungkapkan Melati bahwa mereka berdua dengan Praveen sesungguhnya merasa cocok dengan permainan pemain Eropa. Praveen/Melati pun kian solid sebagai pasangan main.

"Kalau dari segi teknik, kekompakan, kami sudah lumayan baik, tinggal dikuatkan lagi dari individu masing-masing," ujar Melati.

Dua pekan jelang ajang akbar di Istora Senayan nanti, Praveen/Melati menjalani program latihan khusus yang dirancang Richard Mainaky, sang pelatih.

"Dari minggu-minggu kemarin memang latihannya habis-habisan, pemain putri banyak latihan kelincahan, kanan-kiri lempar bola, yang putra banyak latihan smash dan meng-cover lapangan. Dalam dua pekan ini dimaksimalkan program persiapannya," papar Melati.

"Semua pemain pasti maunya juara, walaupun tidak mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Kami ingin bermain sebaik mungkin, apalagi tampil di depan publik sendiri," tutur Melati saat ditanya target di BIO.

Gaung Blibli Indonesia Open 2019 sudah terasa gemanya. Ajang berhadiah total USD 1,250,000 ini akan digelar pada 16-21 Juli 2019 di stadion Istora. Bagi para penggemar bulutangkis di Tanah Air yang tak bisa menyaksikan laga secara langsung di Istora dapat menyaksikan lewat stasiun televisi Trans 7. (*)

Berita Berita Lainnya