Berita > Berita

Saat Ganda Campuran Pratama Gelar Latihan Mental

Selasa, 09 Juli 2019 08:14:06
2225 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Suasana latihan tim ganda campuran Pratama terlihat berbeda hari Senin (8/7) kemarin di Pelatnas Cipayung, Jakarta. Tak seperti biasanya, kali ini seluruh tim berkumpul di lapangan, ada yang bermain di lapangan, sementara tim yang tak bermain berada di luar lapangan menyemangati teman-teman mereka yang bertanding di lapangan bagaikan berada di arena pertandingan sesungguhnya.

Mereka memberi semangat layaknya pertandingan hidup mati, para pemain tak jarang berteriak histeris jika berhasil mendapat poin, bahkan ada yang bersembunyi di toilet karena tegang melihat pertandingan.

Amon Santoso, Kepala Pelatih Ganda Campuran Pratama PBSI dan Vita Marissa, Asisten Pelatih Vita Marissa, memimpin latihan skuat ganda campuran Pratama. Latihan game beregu ini terdiri dari tiga pasangan dimana tiap pasangan bergantian menyumbangkan tiga poin untuk timnya, dengan total poin 60.

Hasil akhir game tim yang terdiri dari M. Rezky Alfarez, Ghifari Anandaffa Prihardika, Andika Ramadiansyah, Indah Cahya Sari Jamil, Nakhla Aufa Dhiya Ulhaq dan Hediana Julimarbela, keluar sebagai pemenang dengan skor 60-59.

Sedangkan tim yang kalah adalah Rehan Naufal Kusharjanto, Andre Timotius Tololiu, Renaldi Samosir, Angelica Wiratama, Bunga Fitriani Romadhini dan Lisa Ayu Kusumawati.

Mereka yang kalah mendapat tambahan porsi latihan fisik dari yang biasanya 15 putaran jogging track, menjadi 25 putaran. Sedangkan tim yang menang tetap menjalani 15 putaran seperti biasa.

"Game ini bertujuan untuk melatih mental mereka, bagaimana caranya dapat tiga di saat-saat yang genting, mereka jadi mau adu kekuatan mental. Ini momen yang baik untuk melatih daya juang, untuk latihan beregu juga bagus, bagaimana mereka berjuang untuk tim, membela kepentingan tim dan saling menyemangati," jelas Vita, seperti kami kutip dari laman resmi PBSI, Badmintonindonesia.org.

"Sebentar lagi mereka akan mengikuti turnamen, jadi latihannya banyak ke latihan fokus dan mental," tambah Vita.

Para pemain pratama ada yang sebagian akan mengikuti turnamen Asia Junior Championships 2019 di Suzhou, Tiongkok, pada tanggal 20-28 Juli 2019. Sebagian juga akan ada yang turun di turnamen Russia Open 2019 Super 100.

"Tadi memang deg-degan banget. Betul-betul menguji mental di lapangan dan memang mental berpengaruh sekali kalau di saat-saat kritis. Tadi kami sudah memimpin tapi terkejar lawan dan mereka balik memimpin, tapi kami kejar lagi dan akhirnya menang," kata Indah saat dijumpai di Pelatnas Cipayung.

"Kunci kemenangan kami tadi adalah mainnya sabar, tenang, dan tidak terpengaruh keadaan di luar lapangan. Tadi banyak senior-senior yang nonton dan sempat ganggu konsentrasi, jadi kami harus latihan bagaimana caranya supaya fokus dan tidak terpengaruh," ujar juara dunia junior 2018 bersama Leo Rolly Carnando ini.

Suasana latihan bertambah seru karena para pemain senior seperti Tontowi Ahmad, Praveen Jordan dan Alfian Eko Prasetya juga ikut menonton, dan sekaligus mengomentari permainan para juniornya. Terkadang ia juga memberikan masukan kepada para pemain. (*)

Berita Berita Lainnya