Berita > Berita

Selain Teknik, Tim Ganda Putri Genjot Fisik Jelang BIO

Jumat, 12 Juli 2019 21:51:16
1707 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Pebulutangkis terbaik Indonesia terus mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi Blibli Indonesia Open 2019. Mereka tak hanya digenjot tekniknya, namun latihan fisik juga mendapat porsi yang sama pentingnya.

Seperti tim ganda putri Pelatnas Cipayung menjaga menjaga kondisi fisik dengan latihan fisik berupa lari di jogging track, latihan angkat beban di gym, dan program recovery dengan berendam di air es. Latihan ini dimaksudkan untuk memperbaiki kondisi otot para pemain yang telah menjalani latihan berat dalam sebulan terakhir jelang BIO.

“Para atlet kan sudah menjalani latihan fisik yang berat sekali, mereka butuh recovery. Persiapan jelang BIO sudah sebulan lebih dan sangat melelahkan, banyak terjadi inflamasi pada otot. Berendam air es bisa membantu recovery dan membuat robekan ototnya merapat kembali,” ungkap Ary Subarkah, pelatih fisik tim ganda putri.

Kemudian berendam air es dilakukan tiap pemain ganda putri selama 30 detik, mereka harus merendam seluruh tubuh hingga ke leher. Latihan ini diulang sebanyak delapan hingga sepuluh kali. Setelah berendam air es, mereka harus menyiram tubuh dengan air suhu normal.

Selain berendam air es, atlet juga bisa melakukan recovery dengan pijat, kompres bagian-bagian tertentu dengan es, serta contrass bath yaitu berendam di air es dan air hangat secara bergantian.

“Sebetulnya bisa juga berendam di air es langsung ke air hangat, tapi teknik seperti ini (rendam air es saja tanpa air hangat) juga ada,” kata Ary, mengutip di laman resmi PBSI.

Lebih lanjur diungkapkan Ary bahwa program recovery sebaiknya dilakukan sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Intensitas dan frekuensi program disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atlet.

Recovery itu ada indeksnya, ada hitungannya sendiri,” jelas Ary.

Setelah recovery otot tubuh, para atlet juga akan diprogramkan persiapan nutrisi lewat makanan untuk memaksimalkan kondisi tubuh jelang turnamen.

“Habis ini harus makan makanan berprotein tinggi dan carbo loading. Setelah latihan berat, recovery dan relaksasi, lalu tubuh disuplai nutrisi, sehingga siap menghadapi turnamen,” tutur Ary.

Program recovery pun akan tetap berjalan selama turnamen. Tim pendukung akan mempersiapkan peralatan seperti recovery pump, maupun peralatan lainnya. (*)

Berita Berita Lainnya