Berita > Berita

Gregoria Kembali Takluk Di Tangan Intanon

Kamis, 18 Juli 2019 16:19:14
808 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Kesempatan memperkecil rekor kekalahan dari andalan Thailand, Ratchanok Intanon belum berhasil diraih Gregoria Mariska Tunjung, tunggal putri andalan Indonesia. Gregoria kembali kalah dari Intanon untuk kelima kalinya tanpa balas sekalipun pada ajang Blibli Indonesia Open 2019 hari ini (Kamis, 18/7) di Istora Senayan, Jakarta.

Sesungguhnya, Gregoria tampil tak mengecewakan pada laga babak dua hari ini. Gregoria bisa bermain tiga game dalam laga panjang berdurasi enam puluh lima menit, walau akhirnya menuai kekalahan dari Intanon dengan skor 21-13, 19-21 dan 15-21.

Di depan publiknya sendiri yang banyak memberi dukungan, Gregoria tampil memukau di game pertama. Ini membuat Intanon tak dapat berbuat banyak, dan akhirnya kemenangan game pertama menjadi milik Intanon.

Di game kedua pun penampilan Gregoria masih stabil, bola-bola sulit dari Intanon yang biasanya tak dapat dijangkaunya, kali ini berhasil ia kembalikan dengan baik.

Kesempatan terbuka bagi Gregoria untuk menang dua game langsung saat berhasil mengejar 19-20. Sayangnya Intanon yang tampil lebih menekan, berhasil memperpanjang nafas. Pada game penentuan, Gregoria semakin menurun.

"Di awal-awal lumayan, saya bisa mengikuti tempo permainannya. Bisa ikuti bolanya dan mengimbangi kecepatannya. Di game ketiga kelihatan sekali, saya lebih pontang panting rasanya. Lawan lebih bisa melewati tempo permainan saya," ungkap Gregoria.

"Saya belum puas karena target saya mau menang. Kalau untuk performa lumayan, karena di game ketiga kelihatan masih kalah kualitas. Jadi masih perlu banyak perbaikan. Dia istimewa di bola-bola atas, fokusnya dia bagus, kelihatan di poin-poin kritis dia bisa tenang dan memanfaatkan kesempatan dengan baik dan saya jadi tertekan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pelatih Tunggal Putri Rionny Mainaky menilai Gregoria sudah ada kemajuan dari segi fisik. Persiapan pun sudah cukup dan tidak dibilang singkat.

"Bisa kita lihat, Ratchanok lebih berpengalaman, bola susah saja dia masih mau ngejar lagi. Itu yang harus ditambah dari Gregoria dan baca bola-bola belakang. Dari segi fisik dia sudah bisa imbangi, hanya dari fighting spiritnya yang kurang sedikit," tutur Rionny.

Sukses ke perempat final Intanon akan bertemu andalan Taipei, Tai Tzu Ying yang menjadi unggulan satu. Sementara Tzu Ying ke babak delapan besar dengan menaklukkan andalan Thailand lainnya, Busanan Ongbamrungphan dengan skor 21-19 dan 21-18. (*)

Berita Berita Lainnya