Berita > Berita

Kantaphon Singkirkan Ginting

Kamis, 18 Juli 2019 16:59:30
847 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Satu hasil yang tak diinginkan penggemar bulutangkis Indonesia dari ajang Blibli Indonesia Open 2019 harus terjadi hari ini (Kamis, 18/7) di Istora Senayan, Jakarta. Anthony Sinisuka Ginting yang menjadi andalan tunggal putra Indonesia harus tersingkir pada babak dua.

Di luar dugaan langkah Anthony dihentikan andalan Thailand, Kantaphon Wangcharoen berperingkat 18 dunia. Anthony yang kini berada di peringkat 8 dunia ini takluk usai laga tiga game yang melelahakan selama 1 jam 24 menit dengan skor 20-22, 21-11 dan 19-21.

Publik Istora yang memberikan dukungan kepada Anthony pun harus memendam kekecewaan atas tersingkirnya satu harapan di tunggal putra pada ajang bergengsi dengan total hadiah USD 1,250,000 ini.

“Hasil pertandingan hari ini tidak sesuai dengan harapan. Pertandingan berlangsung dengan ketat dari awal hingga akhir. Di game pertama saat unggul cukup jauh, saya malah sering membuat kesalahan sendiri. Dan itulah istimewanya lawan, bila ketinggalan dia tidak mau menyerah,” ungkap Anthony usai pertandingan di media center.

“Pada game ketiga, hampir sama juga, dari awal sampai akhir tetap ketat. Tapi setelah interval, dia lebih berani menyerang. Lebih banyak memaksa untuk mengeluarkan serangan dari over head. Walaupun sebenarnya agak maksa, tapi beberapa kali dia berhasil,” tambahnya.

Modal tiga kemenangan atas Kantaphon dari empat pertemuan sebelumnya tak berhasil mengantarkan Anthony kembali merebut kemenangan. Memang di pertemuan terakhir dengan Kantaphon pada ajang French Open 2018 Anthony menuai kekalahan dua game langsung 20-21 dan 12-21.

 “Di pertemuan terakhir saya memang kalah dari dia. Sesuai dengan perjalanannya, semakin kesini, permainannya memang sedikit lebih matang. Berbeda dari sebelumnya, dimana dia masih banyak mati sendiri. Tapi seperti yang saya bilang, dia memang tipikal pekerja keras, nggak gampang mati sendiri dan nggak gampang untuk dimatikan. Saya sendiri harusnya lebih siap terus dari dia,” ungkap Anthony.

Tersingkir lebih awal pada ajang seri HSBC BWF World Tour Super 1000, Anthony berharap bisa memperbaiki penampilan di kejuaraan berikutnya. Apalagi, tunggal putra jebolan PB SGS PLN Bandung ini punya target lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

“Pasti semua pemain mau masuk olimpiade. Tapi saya mencoba untuk mengontrolnya. Jangan sampai terlalu ngebet, bisa jadi bumerang. Jadi saya anggap semua pertandingan adalah sama. Dalam artian bukan meremehkan, tapi mencoba untuk fokus satu per satu pertandingan,” pungkas Anthony.

Indonesia masih menaruh satu harapan lainnya di tunggal putra lewat Jonatan Christie yang di babak dua hari ini akan menghadapi andalan Taipei, Chou Tien Chen.

Sukses menembus babak perempat final, Kantaphon akan bertemu wakil China, Huang Yu Chiang yang hari ini membuat kejutan dengan menyingkirkan juara bertahan dari Jepang, Kento Momota dengan rubber game 21-16, 11-21 dan 21-18.

Sementara di ganda putri Indonesia harus kehilangan dua wakil, Nadya Melati/ Tiara Rosalia Nuraidah dan Rizki Amelia Pradipta/ Della Destiara Haris.

Nadya/Tiara dikalahkan ganda Jepang unggulan satu Mayu Matsumoto/ Wakana Nagahara dengan skor 12-21 dan 17-21. Dan langkah Rizki/Della dihentikan andalan China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dengan skor 15-21 dan 14-21. (*)

Berita Berita Lainnya