Berita > Berita

Wow, Gaung BIO Sampai Ke Sabah

Sabtu, 20 Juli 2019 13:28:26
3714 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Datuk Kadzim

Gaung Blibli Indonesia Open 2019 dari Istora Senayan, Jakarta, rupanya tak hanya membuat demam bulutangkis bagi penggemar bulutangkis di Tanah Air saja. Bahkan penggemar bulutangkis di Negeri Jiran pun tergerak untuk datang menonton langsung.

Turnamen seri HSBC BWF World Tour Super 1000 ini diikuti para elit bulutangkis dunia. Pebulutangkis berperingkat 1 hingga peringkat 10 dunia, diwajibkan mengikutinya. Jika tidak, mereka akan terkena denda.

Demikian juga para penggemar bulutangkis dari Sabah, Malaysia, tak ingin melewatkan kesempatan salah satu turnamen bulutangkis bergengsi di dunia dengan total hadiah sebesar USD 1,250,000. Adalah Datuk Kadzim Yahya, Presiden Persatuan Badminton Bandaraya Kota Kinabalu Sabah, Malaysia, tak ingin melewatkan kesempatan menonton langsung ke Istora.

Tak sendiri, tapi Datuk Kadzim ditemani 9 orang temannya yang menggemari bulutangkis tiba di Jakarta. Selain ingin menyaksikan para elit bulutangkis turun berlaga ajang, Datuk Kadzim bersama rombongannya ingin langsung memberikan dukungan kepada para atlet-atlet Malaysia.

Kebahagiaan pun terpancar di raut Datuk Kadzim. Pasalnya empat wakil Malaysia yang berlaga di perempat final berhasil mengantongi dua tiket semifinal. Tiket pertama diamankan pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying mengalahkan andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/ Winny Oktavina Kandow dengan skor 21-11, 14-21 dan 21-14.

Kemudian tiket semifinal kedua diamankan pasangan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing yang mengalahkan andalan Inggris, Chris Adcock/ Gabrielle Adcock dengan skor 21-15, 14-21 dan 21-15.

Sayangnya, satu ganda campuran Malaysia lainnya tak bernasib baik. Pasangan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dihentikan wakil China, Wang Yi Lyu/ Huang Dong Ping dengan skor 4-21 dan 15-21. Begitu juga, Lee Zee Jia yang diharapkan menjadi penerus Lee Chong Wei, harus terhenti langkahnya saat berhadapan dengan tunggal Denmark, Anders Antonsen dalam laga dua game 16-21 dan 11-21.

Datuk Kadzim berharap dua wakilnya yang lolos ke semifinal bisa merebut kemenangan atas lawan-lawannya dari China untuk menciptakan All Malaysian Final.

Kegembiraan lain Datuk Kadzim dan rombongan adalah bisa bertemu sahabat-sahabat bulutangkisnya dari Indonesia yang ada di komunitas Masyarakat Bulutangkis Indonesia (MBI). Arena Istora pun menjadi ajang reuni rombongan Datuk Kadzim dengan Dedy Darmawan, Wahyu Agung Setiawan, Ben Jufri, Arief Rachman dan komunitas MBI lainnya.

Foto bersama pun menjadi keharusan. Dedy yang kali ini bertugas sebagi line judgement ditodong untuk ikut berfoto bersama.

''Beda sekali kalau nonton langsung, suasana penonton yang begitu meriah, membuat Datuk Kadzim bersemangat untuk menonton langsung di Istora,'' demikian Ben Jufri menuturkan pertemuan reuni di Istora.

Disebutkan Ben Jufri, salah seorang anggota MBI, bahwa Datuk Kadzim berjanji akan datang ke Jakarta menonton BIO 2019 ini saat MBI bertandang ke Sabah pada bulan Januari lalu.

Usai pertandingan perempat final kemarin, Datuk Kadzim bersama rombongan ditemani teman-teman MBI menyempatkan waktu menikmati kuliner malam di Jakarta. (efka)

Berita Berita Lainnya