Berita > Berita

Rizki/Della dan Yulfira/Jauza Kena Peringatan Pelatih

Senin, 05 Agustus 2019 00:06:19
3196 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Siti Fadia & Ribka Sugiarto

  • Siti Fadia & Ribka Sugiarto

Kegagalan skuat ganda putri di ajang Toyota Thailand Open 2019 membuat Eng Hian, Kepala Pelatih Ganda Putri Pelatnas PBSI merasa tak puas. Selain kandasnya duet Greysia Polii/ Apriyani Rahayu di babak perempat final, Indonesia kehilangan tiga wakil di babak pertama turnamen seri HSBC BWF World Tour Super 500 ini.

Di awali pasangan Rizki Amelia Pradipta/ Della Destiara Haris yang tak berhasil menghadang laju ganda Jepang, Koharu Yonemoto/ Shiho Tanaka di babak pertama. Mereka dikalahkan dengan skor 20-22 dan 9-21.

Diungkapkan Eng bahwa penyebab utama kekalahan Rizki/Della disebabkan karena faktor non-teknis terkait motivasi.

"Saya lihat ada masalah dengan motivasi mereka untuk mau jadi lebih baik. Evaluasi setiap turnamen hampir selalu sama kekurangan dan kelemahannya di mana saja. Tetapi saya tidak melihat usaha keras dari mereka untuk memperbaiki," ujar Eng, mengutip di laman resmi PBSI.

Eng juga memberikan ultimatum kepada Rizki/Della, jika tak berhasil memperbaiki penampilan mereka dan tak dapat menembus peringkat sepuluh besar dunia, maka Rizki/Della terancam kehilangan kesempatan untuk memperebutkan tiket olimpiade pada tahun depan.

"Saya akan memberikan kesempatan sampai akhir tahun ini. Kalau sampai akhir tahun ini tidak bisa menembus Top 10, maka saya akan stop memberikan kesempatan mereka untuk dapat tiket ke olimpiade. Lebih baik kesempatan itu saya berikan kepada pemain-pemain muda," tuturnya.

Sementara itu, pasangan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto juga dinilai Eng belum menunjukkan performa yang menggembirakan. Di Thailand Open 2019, Yulfira/Jauza terhenti di babak pertama dari ganda Korea Selatan, Chang Ye Na/Kim Hye Rin, dengan skor 21-12, 12-21 dan 14-21. Sedangkan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto dihentikan Greysia/Apriyani dengan skor tipis 22-24, 24-26.

"Kalau Yulfira/Jauza permasalahannya hampir sama dengan Rizki/Della, dari awal tahun sudah diberikan kesempatan tetapi progressnya jalan di tempat," sebut Eng.

"Kejuaraan Dunia mungkin akan jadi turnamen terakhir pasangan ini kalau mereka tidak bisa menunjukan hasil yang luar biasa," tambahnya.

Yulfira/Jauza mendapat kesempatan untuk bertanding di World Championships 2019 pada 19-25 Agustus di Basel, Swiss. Hanya tiga pasangan ganda putri Indonesia yang mendapat undangan untuk berlaga di kejuaraan bergengsi ini. Greysia/Apriyani dan Rizki/Della juga akan berlaga di kejuaraan dunia. (*)

Berita Berita Lainnya