Berita > Berita

Herry IP Sebut Kelelahan Membuat Minions dan Daddies Tak Maksimal Di Bangkok

Rabu, 07 Agustus 2019 07:35:16
3883 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Toyota Thailand Open 2019 pekan lalu rupanya menjadi ajang yang kurang menggembirakan bagi tim ganda putra Indonesia. Tujuh pasangan yang turun bertanding di babak utama, tak satupun berhasil melaju hingga ke babak final, padahal selama ini ganda putra selalu menjadi andalan untuk merebut gelar juara.

Bahkan pasangan peringkat satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon, hanya bisa melangkah hingga babak perempat final.

Pasangan yang dijuluki The Minions ini tak dapat tampil seratus persen di turnamen seri HSBC BWF World Tour Super 500 ini akibat kelelahan usai merebut dua gelar bergengsi di Blibli Indonesia Open 2019 dan Japan Open 2019 secara berturut-turut.

Langkah Kevin/Marcus dihempang ganda Jepang, Hiroyuki Endo/ Yuta Watanabe, di babak delapan besar. Mereka kalah usai laga tiga game 17-21, 21-19 dan 14-21.

"Mereka sudah capek, jadi fokus dan konsentrasinya menurun," kata Herry Iman Pierngadi, Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI.

"Selain itu, Endo/Watanabe juga bermain bagus. Kevin/Marcus sebetulnya sudah tahu pola main untuk mengalahkan lawannya kali ini, tapi memang kondisi badannya tidak mendukung. Kan main di dua final beruntun itu melelahkan, menurut saya mereka seperti ini sudah luar biasa," kata Herry, mengutip di laman resmi PBSI.

Catatan menarik, kekalahan Kevin/Marcus dari Endo/Watanabe merupakan kekalahan beruntun kedua kali. Pada pertemuan sebelumnya di ajang Badminton Asian Championships 2019. Kevin/Marcus menuai kekalahan dua game dari Endo/Watanabe dengan skor 18-21 dan 3-21.

Tampilnya Kevin/Marcus hingga merebut gelar juara di Jakarta dan Tokyo, benar-benar disiasati Endo/Watanabe untuk menaklukkannya di Huamark Indoor Stadium, Bangkok, Thailand.

"Kami menyadari bahwa Kevin/Marcus staminanya menurun. Mereka tampil baik di dua kejuaran sebelumnya. Sedangkan kami belum bisa maksimal, jadi kami merasa kali ini kami harus mengambil kesempatan ini," kata Endo usai pertandingan di Huamark Indoor Stadium, pekan lalu.

Tak berbeda dengan langkah ganda putra senior Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan. Sukses tampil di final pada dua turnamen sebelumnya bertemu Minions, rupanya membuat ''Duo Daddies'' ini mengalami hal yang sama.

Langkah mereka terhenti di babak satu dikalahkan ganda Malaysia, Ong Yew Sin/ Ee Yi Teo, dengan skor 21-18, 16-21 dan 21-23.

"Memang kelihatan Hendra/Ahsan juga kelelahan, dari pengembalian bola-bolanya, mereka capek habis ke final di dua turnamen beruntun," tutur Herry.

Hendra/Ahsan menjadi runner up di Blibli Indonesia Open 2019 dan Japan Open 2019 setelah dikalahkan oleh Kevin/Marcus. (*)

Berita Berita Lainnya