Berita > Berita > Klub

Albab Ingin Seperti Ginting

Senin, 02 September 2019 08:07:49
1877 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Ada yang menarik pada saat Kejurkot PBSI Jakarta Timur 2019 dilaksanakan. Banyak anak-anak di bawah umur mengejar shuttlecock dengan raket yang tidak bebeda jauh panjangnya dengan tinggi badan si bocah. Tak jarang malah mereka harus menjatuhkan diri untuk menjaga lapangannya dari serangan serangan lawan, tidak terkecuali Muhammad Ulil Albab.

Bocah yang masih duduk di bangku SD Mutiara Baru kelas empat ini memang sangat mencintai bulutangkis. Sang ayah yang senantiasa mendampingi selama pertandingan pun menilai jika anak bungsunya ini sangat suka dengan bulutangkis.

“Albab sangat suka dengan hal-hal yang berkaitan dengan bulutangkis,” ujar Marlikan, ayah dari Albab.

Semula sang ayah yang juga merupakan seorang guru ini tidak menduga jika anaknya suka dengan olahraga yang menggunakan raket ini.

“Awalnya Albab hanya melihat kakaknya berlatih bulutangkis saja. Tetapi lama kelamaan ia malah pengen ikut berlatih,” tutur sang ayah.

Dua tahun sudah Albab berlatih di klub Trinox yang terletak di Perum Pondok Timur Indah, Bekasi Timur. Setiap hari Albab harus berlatih usai sekolah.

“Albab latihan habis sekolah dari jam enam sore sampai sembilan malam. Kadang kalo cape dia suka minta pijitin,” sambungnya.

Ketekunan Albab tidak hanya terlihat pada saat latihan saja. Di luar latihan, Albab juga rajin berdoa.

“Selama kejurkot, Albab selalu minta dibangunkan untuk sholat Tahajud. Dia selalu berdoa supaya bisa menjadi juara. Alhamdulillah terwujud,” ungkapnya.

Albab sendiri tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya usai menjadi juara.

“Seneng banget bisa jadi juara. Waktu Tahajud, doa pengen juara,” ujar bocah yang mengidolakan Anthony Sinisuka Ginting. “Saya suka Ginting, soalnya mainnya bagus,” tuturnya.

Albab mengaku senang jika latihan. Walau latihan berat, ia tetap menjalaninya. Waktu liburnya di hari Minggu dimanfaatkan untuk bermain dengan teman sebayanya atau bermain game pada telepon genggam milik orang tuanya.

Pelatih Albab, Sandy Alfinias Putra yang selalu mendampingi saat bertanding menilai jika anak didiknya memiliki memiliki keungulan pisik dan juga permainannya lebih komplit. Kejurkot PBSI Jakarta Timur 2019 merupakan kali kelima bagi Albab mengikuti kejuaraan dan hasilnya dua kali menjadi juara serta satu kali runner up. Pada kejuaraan Bumi Siliwangi 2019 Albab mampu meraih juara kedua. Lalu sesudah itu pada Sirkuit Kota (Sirkot) 2019 Albab mendapat juara pertama disusul pada Kejurkot PBSI Jakarta Timur 2019 yang kembali meraih juara pertama.

“Sejauh ini Albab selalu rajin latihan dan keinginan untuk menjadi juaranya sangat besar. Ini salah satu motivasi yang baik seusia dia,” ujar sang pelatih.

Semoga akan cita-cita Albab akan menjadi kenyataan. (ar)

Berita Klub Lainnya