Berita > Berita > Sirnas

Saifi Ingin Cetak Sejarah Di Mataram

Senin, 02 September 2019 11:47:17
1368 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Rangkaian Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) tahun ini akan segera memasuki seri keenam. Setelah sebelumnya sukses digelar di Purwokerto, Palembang, Bandung, Banjarmasin, dan Jakarta, kali ini giliran Kota Mataram, akan menjadi tuan rumah turnamen paling bergengsi di tanah air ini.

Bertajuk Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Nusa Tenggara Barat Open 2019, turnamen ini akan digelar mulai tanggal 2-7 September mendatang, di GOR 17 Desember Mataram, Jl. TGH Faesal No. 99X, Mandalika, Sandubaya, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Seri keenam Djarum Sirnas tahun ini, akan diikuti oleh 382 atlet dari berbagai klub di penjuru Tanah Air, dan akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 290 Juta. Di turnamen ini akan mempertandingkan tiga kelompok usia. Yaitu remaja atau usia di bawah 17 tahun, taruna atau usia di bawah 19 tahun, dan dewasa atau kelas usia bebas. Dari tiga kelompok usia tersebut masing-masing akan memperebutkan lima gelar juara, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

"Salah satu indikator kesuksesan sebagai tuan rumah pada tahun 2017 adalah relatif tingginya jumlah penonton yang menyaksikan setiap pertandingan dan Kami juga mengimbau para pecinta bulutangkis di NTB, untuk ikut meramaikan event berskala nasional tersebut,” ujar Junaidi Yaman, sebagai ketua Pengprov PBSI NTB.

Meski prestasi atlet asal Nusa Tenggara Barat tidak begitu menonjol dalam hal prestasi, tetapi Junaidi meyakini pada penyelenggaraan kali ini akan berdampak baik bagi minat masyarakat terhadap cabang olahraga bulutangkis.

"Event Djarum Sirnas bisa menjadi ajang mengukur kemampuan. Kami berharap atlet-atlet NTB yang akan ikut berlaga pada ajang bergensi tersebut bisa memberikan prestasi terbaiknya," katanya.

Bukan hanya panitia pelaksana saja yang mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyukseskan perhelatan Djarum sirnas kali ini. Akan tetapi para atlet pun sedang gencar mempersiapkan diri demi mendapatkan hasil terbaik.

Tak terkecuali atlet dari PB. Mutiara Cardinal, Bandung, Saifi Rizka Nurhidayah. Ia pun turut mempersiapkan diri, dan siap memperbaiki reputasi klubnya yang kemarin di Djarum Sirnas Jakarta tidak membawa gelar sama sekali.

“Saya lebih memperbaiki kekurangan dari segi tehnik dan mempersiapkan mental lagi setelah kemarin di Sirnas Jakarta tidak dapet gelar, latihannya seperti biasa, 3 kali, untuk mempersiapkan Sirnas NTB. Kemarin sempat dapet teguran dari Klub juga karena tidak dapet gelar, tapi teguran itu tidak membuat saya down, malah sebaliknya, saya lebih terpacu lagi untuk berburu gelar di sirnas selanjutnya,” ujarnya.

Selama perhelatan Djarum Sirnas 2019, pebulutangkis kelahiran Banyumas, 24 Agustus 2002 ini, pernah masuk semifinal di Djarum Sirnas Purwokerto dan mencicipi gelar juara di Djarum Sirnas Banjarmasin.

“Meskipun kemarin di Jakarta saya kalah, karena persaingan sekarang lebih ketat dan merata, saya tetap memasang target saya sendiri untuk mempersembahkan yang terbaik untuk team Mutiara, Bandung, di sirnas kali ini,” pungkasnya. (*)

Berita Sirnas Lainnya