Berita > Berita

PB Jaya Raya Beri Bonus Kepada Peraih Medali Kejuaraan Dunia

Rabu, 04 September 2019 06:17:28
1107 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Bertepatan dengan HUT PT Pembangunan Jaya yang ke-58 yang jatuh pada tanggal 3 September 2019, Yayasan Pembangunan Jaya Raya yang menaungi PB Jaya Raya memberikan apresiasi berupa pemberian bonus kepada para atlet PB Jaya Raya yang meraih gelar pada ajang Kejuaraan Dunia ''TOTAL BWF World Championships 2019'' di Basel, Swiss, 19-25 Agustus 2019. Acara pemberian bonus berlangsung di GOR PB Jaya Raya, pada Selasa (3/9).

Hendra Setiawan atlet ganda putra PB Jaya Raya, yang berpasangan dengan Mohammad Ahsan, meraih medali emas. Torehan prestasi Hendra ini akhirnya ia menerima kucuran bonus sebesar Rp. 500 juta. Sementara itu, Muhammad Rian Ardianto, atlet ganda putra yang berpasangan dengan Fajar Alfian meraih medali perunggu, mendapat kucuran bonus sebesar Rp. 125 juta.

Pasangan Hendra/Ahsan naik ke podium juara setelah di partai final pasangan yang dijuluki ''The Daddies'' ini mengalahkan ganda Jepang, Takuro Hoki/ Yugo Kobayashi, usai laga tiga game 25-23, 9-21 dan 21-15.

Bagi Hendra/Ahsan, ini merupakan gelar juara dunia yang ketiga kalinya setelah merebutnya di tahun 2013 dan 2015. Namun buat Hendra, gelar ini merupakan yang keempat. Pada tahun 2007, Hendra juga merebut gelar juara dunia bersama Markis Kido.

Sementara itu, Muhammad Rian Ardianto, atlet ganda putra yang berpasangan dengan Fajar Alfian meraih medali perunggu, mendapat kucuran bonus sebesar Rp. 125 juta. Langkah Rian/Fajar di kejuaraan dunia lalu, terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan seniornya Hendra/Ahsan.

Begitu juga pasangan ganda putri, Greysia Polii/ Apriyani Rahayu, keduanya merupakan atlet PB Jaya Raya menerima bonus masing-masing sebesar Rp. 125 juta. Medali perunggu ini bagi Greysia/Apriyani adalah yang kedua kalinya. Pada tahun lalu, Greysia/Apriyani juga meraih medali perunggu di World Championships 2018 di Nanjing, China.

"Terima kasih banyak kepada Jaya Raya yang selalu mengapresiasi atlet-atlet berprestasi, bukan cuma saya, tapi yang lain juga. Semoga saya bisa terus berprestasi dan adik-adik saya juga," ujar Hendra saat jumpa pers setelah acara.

Sedangkan, Greysia, Apriyani, dan Rian berhalangan hadir karena tengah berada di Taiwan guna mengikuti kejuaraan Chinese Taipei Open 2019. Mereka hanya mengucapkan terima kasih kepada klubnya PB Jaya, lewat tayangan video yang telah direkam sebelumnya.

"Hendra selama ini sudah menjadi teladan, bukan cuma di pelatnas, tetapi juga di sini (klub Jaya Raya), sudah usia 35 tahun tapi masih punya tekad. Prestasi seperti ini tidak mudah untuk diraih, butuh perjuangan," ujar Agus Lukita, perwakilan dari Jaya Raya.

"PB Jaya Raya memang sudah berkomitmen kalau ada turnamen yang tidak ada prize money-nya, maka kami akan memberi penghargaan tersendiri. Kebiasaan dan tradisi ini akan kami bawa terus, mudah-mudahan hadiahnya meningkat terus," lanjut Agus.

Dalam kesempatan ini, Ketua PB Jaya Raya yang juga legenda hidup Rudy Hartono, menyatakan apresiasinya atas kerja keras Hendra.

"Luar biasa Hendra, empat kali juara dunia. Saya saja cuma sekali (jadi juara dunia). Jadi juara dunia sekarang memang tidak mudah. Jadi juara dunia di usia 35 tahun, ini memang patut dapat penghargaan, adalah hal yang sangat wajar bagi PB Jaya Raya untuk memberikan penghargaan dan bisa menjadi motivasi juga untuk pemain-pemain muda," kata Rudy dalam sambutannya.

Susy Susanti yang merupakan alumni PB Jaya Raya yang kini menjadi Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PB Jaya Raya atas dukungannya kepada atlet berprestasi.

"Saya mewakili PBSI mengucapkan terima kasih kepada Jaya Raya yang terus kasih support. Pak Cip (Ciputra), memang punya misi untuk bisa memberikan yang terbaik untuk bulutangkis. Semoga Jaya Raya bisa terus menghasilkan bibit-bibit unggul dan mengirim atlet ke pelatnas," ujar Susy.

PB Jaya Raya tak hanya mengapresiasi para atletnya, tetapi juga pelatih. Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI Herry Iman Pierngadi mendapat bonus sebesar Rp. 50 juta. Sedangkan Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI Eng Hian, dihadiahi bonus senilai Rp. 30 juta. (*)

Berita Berita Lainnya