Berita > Berita

Tanpa Wakil Di Final

Sabtu, 07 September 2019 18:25:07
1438 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



''Kalah juga akhirnya, tanpa wakil di final!'' demikian Johantjun memberi komen di forum diskusi Bulutangkis.com, usai kekalahan Shesar Hiren Rhustavito di babak semifinal Yonex Chinese Taipei Open 2019, melawan andalan tuan rumah, Chou Tien Chen.

Pertarungan yang berlangsung di Taipei Arena, Taiwan, hari ini (Sabtu, 7/9), Vito yang menjadi asa terakhir Indonesia, harus mengakui ketangguhan Chou, pebulutangkis peringkat 2 dunia. Vito kalah rubber game dari Chou usai laga yang melelahkan selama 1 jam 9 menit dengan skor 25-23, 10-21 dan 13-21.

Kekalahan ini memastikan Indonesia tanpa wakil di turnamen seri HSBC BWF World Tour Super 300ini. Tiga wakil Indonesia lainnya, Hafiz Faisal/ Gloria Emanuelle Widjaja, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/ Ribka Sugiarto, juga tersingkir.

Di sektor ganda campuran, pasangan Hafiz/ Gloria, yang menempati unggulan tiga harus mengakui keunggulan pasangan Korea Selatan unggulan dua, Seo Seung Jae/Chae Yu Jung. Mereka kalah dua game dengan skor 17-21 dan 18-21.

Ganda putri yang menempatkan dua wakil di partai semifinal, Greysia/Apriyani dan Siti Fadia/ Ribka, juga tak berhasil merebut tiket final.

Menempati unggulan satu, Greysia/Apriyani kalah dari pasangan Thailand unggulan empat, Jongkolphan Kititharakul/ Rawinda Prajongjai, lewat laga tiga game 18-21, 21-12 dan 17-21 dalam waktu 1 jam 4 menit.

Kejutan Siti Fadia/Ribka rupanya tak berlanjut di babak semifinal. Setelah kemarin sukses menaklukkan ganda Korea Selatan unggulan, Lee So Hee/ Shin Seung Chan. Hari ini mereka harus mengakui ketangguhan ganda Negeri Ginseng lainnya, Kim So Yeong/ Kong Hee Yong, yang merupakan unggulan tiga. Siti Fadia/Ribka kalah dua game langsung 20-22 dan 14-21.

''Enak lihat mainnya Siti/Ribka, banyak variasinya sama kayak mainnya Nita/Putri. Dua pasangan ini aset untuk ganda putri Indonesia di masa mendatang. Tinggal cari lagi dua atau tiga pasangan lagi biar kayak Jepang banyak pelapisnya. Polii pensiun gak khawatirlah karena pemain-pemain muda ganda putri bagus-bagus,'' ujar Wahyoe di forum diskusi Bulutangkis.com.

Sependapat dengan Wahyoe, walau Siti Fadia/Ribka tak berhasil melanjutkan langkahnya ke babak final turnamen berhadiah total US$ 500,000 ini, melihat capaian Fadia/Ribka membuka asa di sektor ganda putri.

''Apresiasi untuk para pemain muda yang kalah dengan seeded. Siti/Ribka yang perlu dapat ekstra perhatian ya coach Eng,'' ujar ExsaBM31, memberi apresiasinya atas capaian duet Siti Fadia/Ribka. (*)

Berita Berita Lainnya