Berita > Berita > Klub

Purwokerto Jadi Ajang Perburuan Bintang Bulutangkis Masa Depan

Minggu, 08 September 2019 10:40:46
1219 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Setelah Bandung (28 - 30 Juli), Purwokerto akan menjadi kota kedua ajang pencarian calon bintang bulutangkis masa depan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation tahun ini. Selama tiga hari, mulai hari ini (8 September) hingga hari Selasa (10 September), tim pencari bakat Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019 akan melanjutkan pencarian mereka di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah.

Bukan baru sekali ini, Purwokerto dipilih menjadi tuan rumah Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis, namun ini merupakan yang kesekian kalinya Purwokerto dipilih.

Seperti disebutkan Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, bahwa Purwokerto dikenal sebagai lumbung bibit-bibit pebulutangkis berkualitas dan banyak melahirkan legenda-legenda bulutangkis dunia, diantaranya Christian Hadinata dan Fung Permadi yang juga kali ini kembali terjun langsung menjadi tim pencari bakat.

Tak hanya itu, Purwokerto juga melahirkan seorang atlet peraih medali emas Olimpiade Rio 2016, Tontowi Ahmad. Hal tersebut semakin menambah yakin Yoppy jika di kota ini bakal ditemukan bibit-bibit calon bintang bulutangkis masa depan.

“Purwokerto dan wilayah Kabupaten Banyumas ini adalah kantongnya bibit pebulutangkis berbakat. Peminatnya luar biasa, kecintaan dan semangat masyarakat terhadap olahraga bulutangkis sangat tinggi,” kata Yoppy Rosimin saat konferensi pers siang tadi, Sabtu (7/9) di Hotel Aston, Purwokerto.

“Dengan track record banyaknya bibit pebulutangkis berkualitas dari Kabupaten Banyumas dan sekitarnya ini, kami berharap tahun ini bisa menemukan lebih banyak bakat istimewa yang memiliki semangat serta daya juang tinggi untuk menjadi juara dunia dan kelak mengharumkan nama bangsa,” ujar Yoppy melanjutkan, mengutip di laman resmi PB Djarum.

Selain Fung dan Christian, pada Audisi Umum di Purwokerto kali ini PB Djarum menerjunkan tim pencari bakat yang berisikan pelatih dan legenda PB Djarum lainnya. Yaitu Lius Pongoh, Fung Permadi, Yuni Kartika, Liliyana Natsir, Hastomo Arbi, Engga Setiawan, Komala Dewi, Fendy Iwanto, Juniar Setioko, Dionysius Hayom Rumbaka, Alan Budikusuma, Susy Susanti, dan Antonius B Ariantho.

Pada Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis kali ini pun sama seperti di Bandung lalu, yaitu hanya difokuskan pada dua kelompok usia yakni U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun) baik putra dan putri. (*)

Berita Klub Lainnya