Berita > Berita > Sirnas

Agri: “I Love Lombok”

Minggu, 08 September 2019 12:33:03
2499 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional Li-ning Nusa Tenggara Barat Open 2019 yang berlangsung di GOR 17 Desember, Mataram, pada 2 September - 7 September kemarin terbukti mampu memberikan dampak positif bagi pecinta bulutangkis di Lombok dan sekitarnya.

Ini kali ketiga Mataram menjadi tuan rumah pelaksanaan kejuaraan bulutangkis Djarum Sirkuit Nasional, antusiasme masyarakat Mataram kian membludak dari hari ke hari.

Pada partai final, Sabtu (7/9) kemarin, GOR 17 Desember penuh sesak dipadati para pecinta bulutangkis yang ingin menyaksikan atlet-atlet idolanya bertanding. Bahkan, ratusan tiket yang disiapkan panita pelaksana pun ludes terjual dalam waktu singkat.

“Salah satu indikantor kesuksesan sebagai tuan rumah penyelenggaraan adalah tingginya antusiasme masyarakat terhadap kompetisi ini. Tahun ini animo masyarakat jauh lebih tinggi dibandingkan dua tahun lalu. Terima kasih atas dukungan dari masyarakat dan selamat kepada para pemenang Djarum Sirkuit Nasional Li-ning Nusa Tenggara Barat Open 2019 ini,” kata Ketua Umum Pengprov PBSI Nusa Tenggara Barat, Junaidin Yaman, mengutip di laman resmi Djarum Sirnas Djarumbadminton.com.

Tak hanya pengurus Pengprov PBSI Nusa Tenggara Barat, membludaknya animo penonton yang memadati GOR 17 Desember, Mataram ini mendapat apresiasi dari peraih juara ganda dewasa campuran asal PB Berkat Abadi Banjarmasin, Agripina Primarahmato Putera/ Meirisa Cindy Sahputri.

“Yang pertama senang dan bersyukur bisa juara di sini. Ini gelar pertama buat kita. Di Lombok ini penontonnya seru banget. Jadi tambah semangat mainnya karena banyak yang dukung kita di sini. Pokoknya I Love Lombok,” kata Agripina Primarahmanto Putera kepada Djarumbadminton.com.

Agri/Meirisa naik ke podium juara setelah mengalahkan wakil PB Mutiara Cardinal Bandung, Reinard Dhanriano/ Rayhan Vania Salsabila, usai laga tiga game dengan skor 21-17, 23-25 dan 21-17.

Bagi Agripina/Meirisa sejak berpasangan Juni lalu, gelar juara ini merupakan gelar pertama mereka.

“Sebetulnya kita bisa menang dua game langsung, tapi di game kedua, lawan coba mengubah pola main dan kita terlambat membaca perubahan pola main mereka. Di game ketiga kita bisa ambil lagi dan bermain lebih tenang,” sambung Agri mengomentari pertandingan final melawan andalan pasangan PB Mutiara.

Diungkapkan Agri bahwa gelar juara kali ini dipersembahkan untuk PB berkat Abadi yang sudah menaunginya sejak 2017 lalu.

“Gelar ini kita persembahkan untuk PB Berkat Abadi yang selama ini terus mendukung dan memberikan kepercayaan kepada kita,” ungkapnya.

Setelah ini, seri ketujuh rangkaian Djarum Sirkuit Nasional 2019 akan berlabuh di Manado, Sulawesi Utara. Djarum Sirkuit Nasional Li-ning Sulawesi Utara Open 2019 akan berlangsung 23 hingga 28 September mendatang. (*)

Berita Sirnas Lainnya