Berita > Berita > Klub

PB Djarum Dalam Catatan Ringan Paulus

Selasa, 10 September 2019 10:18:42
2133 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Soerjadi (Ketum PP PBSI 1993-1997) & Paulus

Saya atlet didikan PB Djarum di tahun 90an akhir. Sebagai atlet saya bangga bisa pakai kaos PB Djarum. Seluruh biaya saya berlatih ditanggung PB Djarum, mulai dari biaya latihan, hingga makanan, vitamin, biaya turnamen dan kalau boleh dibilang, sampai obat jerawat saja pun dibiayai semua tanpa ada pamrih.

Saat saya bolos sekolah, saya mendapat hukuman. Saat saya terlambat latihan, saya dapat hukuman. Dan benar-benar dilarang merokok, kalau sampai ketahuan juga bakal dihukum. PB Djarum juga mengharuskan semua atletnya sekolah. PB Djarum menjadikan saya manusia yang berdisiplin, berkarakter, berdaya juang tinggi dan lain sebagainya.

Saat saya menjadi atlet di cabang olahraga lain dan menjadi pengurus atau pelatih baik di dalam maupun di luar negeri, banyak sekali ilmu yang saya terapkan adalah hasil dari saya dididik oleh PB Djarum. Bahkan nama PB Djarum saat saya melatih di luar negeri sangatlah terkenal dan dapat dibanggakan.

Memang banyak yang gagal dalam perjalanan menuju menjadi juara tetapi setidaknya PB Djarum tidak gagal dalam mencetak karakter saya. Banyak atlet jebolan PB Djarum yang menjadi Direktur, General Manager seperti saya, pengusaha dan lain sebagainya.

Mengenai branding walau sama-sama bertuliskan Djarum, sebenarnya yang berada di ranah olahraga bukanlah logo yang sama dengan yang tertera di rokok. Branding yang berada di ranah olahraga adalah bertuliskan Djarum Foundation (ini adalah induk Corporate Social Responsibility (CSR) Djarum termasuk beasiswa atlet, beasiswa pendidikan pada umumnya, penanaman pohon, dll) dan khusus badminton maka logo yang dipakai adalah Djarum Badminton Club.

Mohon semuanya melihat dari berbagai sisi. Saya lebih suka melihat ribuan anak-anak Indonesia berolahraga dari pada main game on line atau bergaya hidup kurang sehat seperti makan fastfood atau minum minuman alkohol atau minuman bersoda.

Salam olahraga. (Paulus Rudy Januar)

Berita Klub Lainnya