Berita > Berita > Klub

Pasangan Unggulan Belum Terbendung

Kamis, 19 September 2019 19:58:12
1087 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Pasangan unggulan yang turun berlaga di kejuaraan bulutangkis bertajuk 10th Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2019 Presented by Candra Wijaya belum terbendung. Langkah mereka terus melaju dan lolos ke babak tiga.

Dalam kejuaraan khusus nomor ganda yang berlangsung pada Kamis (19/9) di Hall Daihatsu Candra Wijaya International Badminton Centre (CWIBC), Jalan Jelupang Raya No. 15, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, para pasangan unggulan ini mampu tampil apik. Tak hanya lolos ke babak berikut, mereka juga menjaga asa untuk naik ke podium juara.

Di sektor ganda putri kategori U-17, pasangan Jessica Maya Rismawardani/ Nethania Irawan juga sukses memenangi laga babak kedua. Unggulan pertama andalan klub Djarum ini maju ke babak ketiga meski harus menjalani laga tiga game melawan pasangan Jaya Rayax Dea Riska Putri Hapsari/ Nafia Lyandra Hapsari dengan skor 21-16, 12-21 dan 21-13.

"Tadi kita main masih kurang enak, masih banyak mati-mati sendiri. Tadi kita mau adu depan sama lawan juga masih tidak enak masih kalah. Ini juga karena kita baru pertama kali turun bertanding," tutur Nethania Irawan, usai laga.

Unggulan dua di nomor ini, Sabrina Ajeng Takira/ Savira Nurul Husnia, pun melenggang ke babak tiga. Tiket itu didapat wakil klub Jaya Raya Jakarta ini setelah mengatasi perlawanan pasangan Djarum, Mikala Kani/ Apik Suksma Sarasmita dua game langsung 21- 12 dan 21-10.

"Smash-smash Makala Kani memang keras, tetapi bisa kami redam. Di kejuaran ini kami memang menargetkan untuk juara setelah di Victor Exist Jakarta Open 2019 lalu, kami gagal di final," kata Sabrina.

Wakil tuan rumah Daihatsu CWIBC, Galuh Dwi Putra/ Nabila Putri Arsyillah juga terus menjaga harapan. Unggulan satu di ganda campuran U-17 ini lolos ke perempat final setelah mengandaskan pasangan Jaya Raya, Alfito Ramadhani Indrianto/ Nadya Lyandra dua game langsung 21-16 dan 21-13.

"Tahun lalu kami juara. Tahun ini pun ingin menjadi juara lagi. Apalagi kami tampil di kandang sendiri," kata Galuh.

Di babak delapan besar Galuh/Nabila akan ditantang Muhammad Ridhwanul Arifin/ Vyananda Bintang Racketta asal Exist Jakarta yang menang atas Nurul Ma'ruf Imam Mudin/ Maulia Syauki Ihsani (Victory Bogor), 21-14 dan 21-17.

"Tahun lalu klub Exist sukses menjadi juara umum dengan tujuh gelar juara di sini. Kami pun ingin mempertahakan dominasi Exist tahun ini," ujar Bintang Racketta.

Dari melihat pertandingan hingga babak kedua kejuaraan berhadiah total Rp150 juta ini, sang inisiator kejuaraan, Candra Wijaya, melihat banyak talenta-talenta berbakat. Hanya mereka kurang memiliki jam terbang pengalaman.

"Saya lihat banyak pemain potensial nomor ganda yang tampil di kejuaraan ini. Cuma teknik dan ketrampilannya harus lebih diasah lagi. Asal dibina dengan benar dan dimatangkan lewat kompetisi yang berjenjang, harapan mereka untuk berkembang lebih baik lagi akan makin terbuka," ujar Candra Wijaya mengomentari kejuaraan edisi ke-10 ini. (*)

Berita Klub Lainnya