Berita > Artikel

Catatan Ringan Untuk PraMel dan Jojo

Sabtu, 02 November 2019 12:07:07
4034 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Congrats buat PraMel, akhirnya konsistensinya mulai terbentuk. Bersyukur banget mereka bisa ngasih 2 gelar (Denmark Open 2019 dan French Open 2019) berurutan setelah indisipliner yang didapatkan. Semoga makin haus gelar kedepannya.

Teringat kembali, dulu sebelum pasangan ini dipasangkan, setahun sebelumnya di Fordis Bulutangkis.com, saya pernah komen kalau pasangan ini dibentuk akan sangat mematikan jika keduanya menjalankan perannya dengan baik. Kepingin yang gedorannya keras banget ditambah skill netting Melati yang sangat baik.

Di awal karir hasilnya lumayan, namun inkonsistensi dari mereka di awal tahun sempat membuat banyak Badminton Lovers (BL) geram dan gak percaya dengan pasangan ini. Akhirnya, setelah mendapat kritik tajam dari pelatih, akhirnya pasangan ini menyadari bahwa mereka akan menjadi salah satu tumpuan XD (ganda campuran) Indonesia sepeninggal Liliyana dan Debby. Semoga makin haus gelar dan pasangan XD yang lain semakin termotivasi.

Buat Jonatan, selamat buat Runner Up-nya (French Open 2019), walau sangat disayangkan, tapi aku tetap percaya Jonatan akan matang di waktu yang tepat. Setidaknya dia terus berprogres. Gak apa-apa runner up itu hasil yang cukup baik kok, yang penting jangan cepat puas dan mau terus memperbaiki diri. Usia juga masih muda. Tadi Steen juga bilang dia gak terlalu peduli dengan head to head Jojo lawan Chen Long karena juga pertemuannya banyak di usia Jonatan yang masih belasan.

Biarkan proses yang mematangkan Jonatan, kayak PraMel yang juga harus 6 kali menempati posisi runner up baru bisa menikmati buahnya sekarang

Satu strategi buat Jojo ngalahin Chen Long yang menurut aku patut dicoba. Tipe main Jojo dan Chen Long ini sama, tapi kualitas kesabaran dan main save-nya masih unggul di Chen Long. Jadi kalau Jojo main di pola yang sama, alhasil sulit buat pecah telor.

Dari pengamatanku yang sekedar BL ini, Chen Long gak nyaman ketemu dengan tipe main seperti Ginting dan Lin Dan yang banyak mengecoh bola dan menyerang. Jadi, Jojo harus belajar untuk belajar pola intercept ala-ala Ginting, Tai Tzu Ying. Harus nguatin pergelangan tangan sehingga bisa merusak pola mainnya Chen Long yang textbook. Chen Long ini tipe Chen Yu Fei kalau di WS (tunggal putri). Dan Chen Yu Fei hampir gak berkutik lawan Tai Tzu Ying yang mainnya penuh tipu muslihat dan pergelangan tangan yang kuat.

So, Jojo harus bisa merusak pola main Chen Long yang sangat save dengan perbanyak intercept bola, kuatin pergelangan tangan adalah keharusan. Adu kuat-kuatan pasti kalah dengan Chen Long yang tenaganya badak.

Steen aja mention kemaren kalau dia selama ini gak pernah lihat Chen Long kelelahan dalam match yang dia tonton. Jadi, lawan Chen Long bukan main save-save-an, tapi bola tipu dan kedut-kedutan. Tadi beberapa kali dan sangat berhasil ngecat Chen Long. Sayang cuma sesekali Jojo melakukannya. (B2b)

Berita Artikel Lainnya