Berita > Artikel

Hendry: “Tunggal putra sudah oke”

Senin, 16 Desember 2019 11:31:07
2274 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, hanya bisa menempati runner up pada ajang HSBC BWF World Tour Finals 2019. Pada laga final yang berlangsung hari Minggu (15/12) di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, China, Anthony menuai kekalahan rubber game dari andalan Jepang, Kento Momota dengan skor 21-17, 17-21 dan 14-21.

Penampilan yang diperlihatkan Anthony dinilai Hendry Saputra, Kepala Pelatih Tunggal Putra PBSI, sudah memuaskan.

“Kalau berbicara hasil saya rasa untuk tunggal putra sudah oke. Kami sudah sampai final, nggak ada yang lebih tinggi lagi. Tinggal pilihannya juara atau runner up,” kata Hendry, mengutip email Badmintonindonesia.org dari Guangzhou.

Diungkapkan Hendry, bahwa laga yang berlangsung selama 87 menit itu telah memperlihatkan bagaimana kualitas permainan Anthony sesungguhnya. Pebulutangkis besutan PB SGS Elektrik ini sudah bisa mengimbangi permainan tunggal putra nomor satu dunia itu. Bahkan menurut Hendry, Anthony mampu mengungguli permainan Momota pada game pertama dan kedua.

Walau demikian, Hendry juga mencatat beberapa poin penting yang harus segera dibenahi Anthony selepas kejuaraan ini, terutama dari segi ketahanan kaki.

“Secara keseluruhan penampilan Ginting sudah oke. Di game pertama dia oke, begitu juga di game kedua. Secara kualitas sangat bisa mengimbangi, bahkan unggul di pertandingan tadi. Tapi kalau saya perhatikan di pertandingan tadi, sepertinya kendala Ginting ada di kaki, bukan dari tenaga, teknik atau yang lainnya. Jadi memang tadi di game ketiga itu pergerakan kakinya sudah nggak bisa maksimal,” ungkapnya.

“Saya rasa kita harus terima hasil ini, karena memang Ginting juga sudah berjuang dengan sangat maksimal dan bagus sekali penampilannya. Jadi pekerjaan rumahnya, setelah kejuaraan ini, harus lebih ditingkatkan dan dilatih lagi kekuatan kakinya,” sambung Hendry menjelaskan.

Dua tunggal putra Indonesia mendapat tiket mengikuti ajang HSBC BWF World Tour Finals 2019 berhadiah total US$ 1,500,000. Selain Anthony yang finis di urutan kedua, ada debutan Jonatan Christie yang belum berhasil melalui fase penyisihan grup setelah harus menelan dua kekalahan dan satu kemenangan.

“Kalau untuk Jonatan, saya lihat memang kondisinya kurang prima saat turun dikejuaraan ini. Selain itu, memang harus diakui juga, dengan kondisi lapangan yang seperti ini, hanya ada beberapa pemain saja yang bisa mengatasi dan menguasainya. Jonatan salah satu pemain yang cukup kesulitan dengan kondisi seperti ini. Kondisi seperti ini juga cukup berpengaruh untuk para pemain,” jelasnya.

“Jadi intinya, saya cukup puas dengan hasil dan penampilan Ginting dan Jonatan di turnamen ini. Setelah ini kami akan berlatih lebih keras lagi dan membenahi PR yang harus segera diselesaikan,” pungkas Hendry. (*)

Berita Artikel Lainnya