Berita > Berita

8 Wakil Di Babak Dua

Kamis, 09 Januari 2020 12:14:38
578 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Indonesia hanya berhasil meloloskan delapan wakilnya di babak dua turnamen PERODUA Malaysia Masters 2020. Turnamen seri HSBC BWF World Tour Super 500 ini digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, sejak hari Selasa (7/1) hingga hari Minggu (12/1) mendatang.

Pada ajang berhadiah total US$ 400,000 ini, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu masih menjadi andalan Indonesia di sektor ganda putri. Greysia/Apriyani lolos ke babak dua usai melakoni laga dramatis menaklukkan pasangan Korea Selatan unggulan delapan Baek Ha Na/ Jung Kyung Eun. Dalam laga selama 90 menit ini, Greysia/Apriyani meraih kemenangan atas ganda Negeri Ginseng ini dengan skor skor 21-17, 20-22 dan 23-21.

Melaju ke babak babak dua (16 besar), Greysia/Apriyani akan bertemu pasangan tuan rumah Tan Pearly Koong Le/ Thinaah Muralitharan.

Sesungguhnya, Greysia/Apriyani tak sendiri. Mereka ditemani juniornya yang berhasil lolos dari babak kualifikasi, Siti Fadia Silva Ramadhanti/ Ribka Sugiarto. Sayangnya, langkah Fadia/Ribak tak dapat mengatasi perlawanan ganda China, Li Wenmei/ Zheng Yu dari Tiongkok setelah berjuang rubber game dengan skor 21-14, 10-21 dan 9-21.

Di tunggal putri juga kini harapan yang tersisa di Malaysia hanya pada Ruselli Hartawan. Dua andalan lainnya, Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung harus terhenti langkahnya di babak satu. Melaju ke babak dua Ruselli akan bertemu andalan China, He Bing Jiao, yang merupakan unggulan tujuh. Laga kali ini akan menjadi kesempatan bagi Ruselli untuk membalas tiga kekalahan tanpa balas dari He Bing. Terakhir bertemu di Indonesia Masters 2015, Ruselli kalah dengan skor 14-21, 21-12 dan 21-17.

Kekalahan Fitriani dialami dari andalan China, Cai Yan Yan, usai laga dua game 10-21 dan 12-21. Kekalahan ini menjadi kekalahan ketiga tanpa balas. Dua kekalahan lainnya dituai Fitriani pada ajang Denmark Open 2019 dan Spain Masters 2019.

Sedangkan Gregoria terhenti di tangan andalan Thailand, Ratchanok Intanon yang merupakan unggulan lima. Gregoria yang berada di peringkat 24 dunia ini menyerah usai laga tiga game selama 60 menit dengan skor akhir 24-22, 19-21 dan 15-21.

Sesungguhnya, Gregoria berhasil memberi perlawanan kepadan Intanon. Gregoria yang tertinggal di game pertama, mampu mencuri kemenangan. Bahkan di game kedua, Gregoria sempat unggul. Rupanya, Intanon tak ingin kecolongan lagi, ia mengunci perolehan skor Gregoria di angka 19.

Di game penentuan, pertarungan kembali seru, kedua pemain terus berkejaran angka. Namun Intanon bermain lebih stabil hingga akhir permainan, ia pun berhasil mengalahkan Gregoria dan melaju ke babak kedua.

"Saya sudah sering bertemu dia, memang seharusnya sudah tahu permainan dia seperti apa. Ratchanok itu tipe pemain yang tempo mainnya nggak selalu cepat, nggak selalu lambat, tapi selau berubah-ubah. Dia pintar mengatur ritme permainan," ujar Gregoria, mengutip di laman resmi PBSI, Badmintonindonesia.org.

Tujuh kali bertemu, Gregoria tak sekalipun berhasil mengoleksi kemenangan dari Intanon. Rasa penasaran Gregoria untuk bisa menaklukkan Intanon pun belum bisa terbayar.

"Iya lumayan penasaran. Dari saya sendiri juga masih kurang konsisten, sudah susah-susah menngejar, tapi tidak bisa stabil di finishing-nya," lanjut Gregoria.

Sektor tunggal putra juga hanya menyisakan Jonatan Christie di babak dua. Tiga andalan lainnya, Anthony Sinisuka Ginting, Tommy Sugiarto dan Shesar Hiren Rhustavito harus tersingkir di babak satu. Langkah Jonatan ke babak dua setelah menaklukkan wakil tuan rumah, Daren Liew, dengan gubernur game 21-10, 16-21 dan 21-15.

Sementara itu, Anthony kalah dari wakil China,
Huang Yu Xiang dengan skor 16-21 dan 20-22. Vito dikalahkan pebulutangkis Hong Kong, Lee Cheuk Yiu, dengan skor 18-21 dan 16-21. Dan Tommy Sugiarto takluk di tangan andalan Denmark, Viktor Axelsen dengan skor 13-21, 8-21.

Ganda campuran berhasil menempatkan dua wakil ke babak dua (16 besar) lewat pasangan Hafiz Faizal/ Gloria Emanuelle Widjaja dan Ricky Karanda Suwardi/ Pia Zebadiah Bernadet. Dua pasangan lainnya harus puas hingga babak satu. Mereka adalah pasangan Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti dan Rinov Rivaldy/ Pitha Haningtyas Mentari.

Ganda putra masih menjadi harapan terbesar untuk membawa pulang gelar juara. Empat wakil yang bertarung di babak satu, hanya pasangan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/ Ade Yusuf Santoso. Tiga lainnya, Mathias Boe/ Mads Conrad-Petersen, Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon, dan Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan, sukses mengantongi tiket babak dua. (*)

Berita Berita Lainnya