Berita > Berita

Anthony Berharap Bisa Berikan Yang Terbaik

Selasa, 14 Januari 2020 07:56:19
295 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Hasil Perodua Malaysia Masters 2020 memang tak baik bagi tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. Bahkan Hendry Saputra, Kepala Pelatih Tunggal Putra PP PBSI, menilai hasil yang dicapai anak didiknya di tunggal putra (termasuk Jonatan Christie dan Shesar Hiren Rhustavito) masih belum stabil, terutama di saat-saat kritis.

Di Malaysia pekan lalu, langkah Anthony terhenti di babak satu setelah menuai kekalahan dari pemain China, Huang Yu Xiang, dengan skor 16-21 dan 20-22.

Pekan ini di Istora Senayan, Jakarta, Anthony, kembali turun berlaga mengikuti gelaran Daihatsu Indonesia Masters 2020 yang akan berlangsung mulai hari ini (Selasa, 14/1) hingga hari Minggu (19/1) mendatang. Anthony pun berharap penampilannya di hadapan publiknya sendiri bisa lebih baik lagi.

"Hasil di Malaysia memang kurang memuaskan, tapi pasti ada kesempatan lain. Kalau target, semua pemain di sini pasti mau jadi yang terbaik. Saya nggak mau terpaku hasil, tapi bagaimana jaga fokusnya, fokus buat bisa ngasih yang terbaik yang saya punya dan yang saya bisa," kata Anthony dalam jumpa pers di Istora, Senin (13/1).

Di babak satu turnamen seri HSBC BWF World Tour Super 500 ini, Anthony akan berhadapan dengan tunggal putra andalan India, Kashyap Parupalli. Melihat catatan rekor yang ada, tak sekalipun Anthony menuai kekalahan dari lima pertemuannya dengan Kashyap.

Main di kandang sendiri tentunya menjadi saat yang ditunggu-tunggu bagi para pemain Indonesia, termasuk Anthony. Namun ia mengatakan bahwa ia harus bisa mengontrol diri dengan baik agar tidak menjadi bumerang untuknya.

"Sebetulnya ada dua sisi, jadi tuan rumah pasti excited, dukungan supporter itu bagus, bisa jadi motivasi, bisa jadi bumerang, jadi bagaimana caranya, harus bisa kontrol dengan baik," tutur Anthony.

Absennya pemain nomor satu dunia asal Jepang, Kento Momota, disebut Anthony tak serta merta membuat persaingan jadi berkurang, karena maish banyak pemain tunggal putra lainnya yang juga berambisi ingin tampil menjadi yang terbaik di turnamen ini.

Momota absen di Daihatsu Indonesia Masters karena mengalami cedera pada kakinya. Pada pagi kemarin ini ia diberitakan mengalami kecelakaan mobil saat menuju bandara Kuala Lumpur International Airport dan mengalami luka-luka.

"Saya berharap Momota tidak ada cedera yang serius atau hal lain. Tanpa kehadiaran Momota bukan berarti persaingan berkurang karena yang lain juga mau buktikan, apalagi di tunggal putra persaignan ketat, semuanya excited," tutur Anthony.

Selain Anthony, ada tiga lagi andalan Indonesia di turnamen berhadiah total US$ 400,000 ini. Mereka adalah Jonatan, Vito dan Tommy Sugiarto. (*)

Berita Berita Lainnya