Berita > Berita

Hendra/Ahsan Waspadai Anak Didik Flandy Limpele

Selasa, 14 Januari 2020 10:55:05
463 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tuan rumah Indonesia menurunkan enam pasangan di sektor ganda putra pada ajang
Daihatsu Indonesia Masters 2020 yang berlangsung mulai hari ini (Selasa, 14/1) hingga hari Minggu (19/1) mendatang. Mereka adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon, dan Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan, yang menempati unggulan satu dan dua.

Adapun empat pasangan lainnya Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto, Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/ Ade Yusuf Santoso, Muhammad Shohibul Fikri/ Bagas Maulana dan Angga Pratama/ Ricky Karanda Suwardi. Sementara dua pasangan terakhir, harus berjuang dari babak kualifikasi hari ini (Selasa, 14/1) di turnamen seri HSBC BWF World Tour Super 500 ini.

Selain Kevin/Marcus yang bertekad mengulang catatan tahun lalu naik ke podium juara. Pasangan Hendra/Ahsan juga ingin mengulang sukses tahun lalu, sukses ke final bertemu kompatriotnya. Namun Hendra/Ahsan yang akrab disapa The Daddies ini, tak hanya berhasil mencapai final, namun bisa mencapai podium juara.

Walau demikia, Daddies menyadari lawan yang dihadapi sedari babak pertama bukanlah lawan yang ringan. Pasangan asal India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang merupakan anak didik Flandy Limpele, mantan atlet Indonesia ini, akan menjadi lawan pertama Hendra/Ahsan di turnamen berhadiah total US$ 400,000 ini.

Dua kali bertemu ganda India ini, Hendra/Ahsan dan Rankireddy/Shetty ini membagi kemenangan yang sama 1-1. Bertemu pertama kali di Fuzhou China Open 2018, Hendra/Ahsan menang lewat laga rubber game dengan skor 21-11, 21-16 dan 21-12. Sedangkan di pertemuan kedua di ajang French Open 2019, giliran Rankireddy/Shetty, menaklukkan Hendra/Ahsan dengan skor 21-18, 18-21 dan 21-13.

"Penampilan mereka sedang bagus ya sekarang, kami mesti waspadai mereka dari awal permainan. Lawan dari babak pertama juga tidak mudah, kami harus antisipasi permainan mereka," komentar Ahsan soal lawan.

"Selain dari persiapan kondisi, kami juga siap dari permainan no lob-nya terutama di Istora itu lapangannya berangin, jadi harus benar-benar pegang permainan depannya," tutur Hendra kepada Badmintonindonesia.org.

Hendra/Ahsan mengawali tahun 2020 dengan cukup baik dengan menjadi semifinalis di turnamen Perodua Malaysia Masters 2020. Keduanya dikalahkan ganda China, Li Jun Hui/Liu Yu Chen, lewat pertarungan seru tiga game dengan skor 20-22, 21-19 dan 22-24. (*)

Berita Berita Lainnya