Berita > Berita

267 Atlet dari 23 Negara Memperebutkan Hadiah USD 400 Ribu

Selasa, 14 Januari 2020 11:39:20
472 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Kejuaraan bulutangkis bergengsi Daihatsu Indonesia Masters 2020 yang merupakan bagian dari rangkaian turnamen BWF World Tour Super 500 akan berlangsung mulai hari ini (Selasa, 14 Januari) hingga hari Minggu (19 Januari) mendatang di Istora Senayan, Jakarta. Sebanyak 267 pebulutangkis top dunia dari 23 negara akan bertanding memperebutkan gelar juara dengan total hadiah sebesar US$ 400.000.

Pebulutangkis top dunia ada di antara ratusan pebulutangkis itu, nama – nama besar seperti Chou Tien Chen (Chinese Taipei), Anders Antonsen (Denmark), Akane Yamaguchi (Jepang), Chen Yu Fei (China), Yuki Fukusima/ Sayaka Hirota (Jepang), Zheng Siwei/ Huang Ya Qiong (China) akan unjuk kemampuan di hadapan publik Istora.

Sementara dari kubu Indonesia sebagai negara penyelenggara, skuat tim Merah Putih akan diisi oleh pebulutangkis utama tanah air seperti Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Fitriani, Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan hingga duo minions Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon.

Tak hanya menyaksikan sejumlah laga menarik dari pebulutangkis dunia yang berebut poin untuk bisa mendapatkan tiket Olimpiade 2020, para penonton yang hadir di Istora Senayan, akan mendapat hiburan yang menarik.

Sementara itu, Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto mengatakan Daihatsu Indonesia Masters 2020 menjadi turnamen penting bagi pebulutangkis Indonesia sebelum memasuki Olimpiade 2020. Selain itu, kejuaraan yang memiliki kasta Grade 2 Level 4 dalam BWF World Tour ini juga krusial untuk meningkatkan poin dan ranking pebulutangkis Tanah Air di level dunia.

“Daihatsu Indonesia Masters 2020 adalah turnamen bergengsi yang sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi para atlet Indonesia untuk menatap pertandingan-pertandingan penting di tahun ini, terutama untuk Olimpiade 2020. Oleh karena itu, mereka harus menunjukkan yang terbaik di atas lapangan dan meraih poin sebanyak-banyaknya untuk mengamankan tiket ke Olimpiade,” kata Achmad Budiharto, yang juga merupakan Wakil Ketua Panitia Pelaksana Daihatsu Indonesia Masters 2020.

Selain itu disampaikan Achmad untuk jumlah tiket dijual secara online dikurangi. Ini dimaksudkan agar masyarakat banyak yang hadir di Istora.

Kembali menjadi tuan rumah, Indonesia diperkirakan akan menghadapi tantangan besar yang datang dari China, lawan kuat yang sedang berjaya di panggung bulutangkis dunia. Saat ini, China berada di atas angin usai menyabet tiga gelar di ajang BWF World Tour Finals 2019 pada Desember lalu. Bahkan, dalam kejuaraan itu, terjadi all Chinese final di nomor ganda campuran yang mempertemukan Zheng Xi Wei/ Huang Ya Qiong dengan Wang Yi Lyu/ Huang Dong Ping

Ambisi China merajai turnamen bulutangkis dunia di tahun 2020 juga terlihat dari banyaknya peserta yang didatangkan pada Daihatsu Indonesia Masters 2020 yakni 40 atlet. Dengan skuat ini maka China menjadi negara dengan peserta Daihatsu Indonesia Masters terbanyak dua tahun berturut-turut.

Di lain sisi, Achmad Budiharto berpesan bahwa skuat Indonesia harus melupakan hasil yang terjadi dalam Perodua Malaysia Masters 2020 kemarin. Pasalnya, di kejuaraan itu, Indonesia gagal membawa satupun medali.

“Apapun hasil yang didapat di Malaysia Masters 2020 harus dilupakan. Yang terpenting saat ini para atlet harus fokus menghadapi Daihatsu Indonesia Masters 2020. Ada tiga aspek yang perlu dibenahi yaitu mental, teknik dan juga strategi saat menghadapi lawan sehingga bisa meraih medali di ajang bergengsi ini,” ungkap Achmad Budiharto.

Daihatsu Indonesia Masters 2020 merupakan wujud dari komitmen Daihatsu Motor Co., Ltd., dan PT. Astra Daihatsu Motor yang sejak beberapa tahun terakhir memberikan dukungan dalam event-event kejuaraan bulutangkis lokal bertajuk Daihatsu Astec Open yang digelar di berbagai kota di Indonesia. (*)

Berita Berita Lainnya