Berita > Berita

Zheng Si Wei/ Huang Ya Qiong Paling Suka Bali

Minggu, 19 Januari 2020 15:55:09
2506 klik
Oleh : admin_2
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Current
Setelah pekan lalu di ajang Perodua Malaysia Masters 2020, kembali pasangan ganda campuran China, Zheng Si Wei/ Huang Ya Qiong, naik podium juara di Istora Senayan, Jakarta, hari ini (Minggu, 19/1).

Kali ini di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2020, Si Wei/Ya Qiong, menaklukkan lawan yang sama, Wang Yi Lyu/ Huang Dong Ping, rekannya dari China dengan skor telak 21-9 dan 21-9.

Final ajang seri HSBC BWF World Tour Super 500 ini merupakan partai ulangan final Malaysia Masters 2020, kala itu pasangan peringkat satu dunia ini menang dengan skor 21-19 dan 21-19.

Menariknya, ini gelar ketiga beruntun bagi Si Wei/Ya Qiong, setelah di penutup tahun pada ajang HSBC BWF World Tour Finals 2019 juga dengan menekuk lawan yang sama, Yi Lyu/Dong Ping, pemegang peringkat dua dunia dengan skor 21-14 dan 21-14.

Sayangnya di final siang tadi, kondisi Huang kurang fit membuat pasangan unggulan dua ini tak dapat berbuat banyak dan menyerah dua game langsung.

''Dong Ping kurang fit, jadi ini mempengaruhi, performa mereka, nggak seperti biasanya, karena kemampuan individunya tak bisa dikeluarkan maksimal,'' ujar Ya Qiong, usai laga tadi di media center.

''Kami merasa tahun ini kami benar-benar bisa full keluarkan kemampuan kami. Di tahun ketiga ini kami senang bisa menang lagi, kami ucapkan ribuan terima kasih kepada fans di Indonesia yang terus mendukung kami dan memberikan kami semangat untuk memenangkan pertandingan,'' ujar Si Wei sama-sama menggemari nasi goreng dan sate dengan Ya Qiong.

Walau telah banyak mengoleksi gelar juara BWF World Tour, juara dunia, emas Asian Games, namun pasangan ini tak mau sesumbar ketika ditanya soal peluang mereka di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka tetap berjaga-jaga mengantisipasi atmosfer yang berbeda di olimpiade yang merupakan event olahraga terakbar. Belum dapat dipastikan apakah bisa menang di olimpiade, karena di pertandingan akan berbeda, punya tempat beda, teknik main beda, lawan beda, ungkap Si Wei.

''Kami nggak berani besar kepala, mau fokus gimana caranya mengembangkan diri kami, kalaupun belum beruntung menang di olimpiade, kami akan menghargai prosesnya yang sudah berjalan selama ini,'' lanjut Zheng.

Kekompakan Si Wei/ Ya Qiong memang sudah tak perlu diragukan lagi. Mereka ternyata sudah saling kenal dan berteman sejak kecil, jadi sudah saling mengetahui pribadi masing-masing.

''Kami sudah kenal sejak kecil, jadi lebih mudah dapat chemistrynya, lebih mudah kerjasama. Kalu berantem atau nggak cocok sih jarang karena udah mengenal sejak lama,'' ungkap Ya Qiong saat ditanya soal kekompakannya dengan Si Wei.

Si Wei/Ya Qiong mengaku sangat senang bertanding di Indonesia karena supporter di Istora yang begitu luar biasa.

''Hal yang paling kami suka dari Indonesia adalah iya salah satunya Bali, kepingin banget ke Bali, tapi jadwal latihan kami full sekali, jadi belum sempat. Selain itu atmosfer di Istora jadi favorit kami, karena para pecinta bulutangkis Indonesia memberikan dukungan yang luar biasa,'' jelas Ya Qiong. (*)

Berita Berita Lainnya