Berita > Berita

Ke Perempat Final, Gregoria Ketemu Lagi Dengan Yamaguchi

Jumat, 24 Januari 2020 09:39:37
833 klik
Oleh : admin_2
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tiket perempat Princess Sirivannavari Thailand Masters 2020 berhasil diamankan tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, usai menaklukkan andalan tuan rumah Busanan Ongbamrungphan, di Bangkok, Thailand, Kamis 23/1). Sukses ke babak empat besar, Gregoria kembali bertemu andalan Jepang, Akane Yamaguchi.

Laga hari ini (Jumat, 24/1), di Indoor Stadium Huamark, akan menjadi pertemuan yang keenam kalinya bagi kedua pemain. Lima pertemuan sebelumnya, Gregoria pemilik peringkat 24 ini hanya sekali mencatatkan kemenangan atas Yamaguchi pada ajang Asian Games 2018. Kala itu Gregoria yang bertemu pertama kali dengan Yamaguchi berhasil merebut kemenangan dengan skor 21-16, 9-21 dan 21-18.

Pekan lalu di Istora Senayan, Jakarta, pada ajang Daihatsu Indonesia Masters 2020, Gregoria kalah dalam laga tiga game 21-12, 15-21 dan 22-24.

“Saya pengen ngasih permainan sebaik mungkin. Kemarin di Indonesia Masters juga lumayan ketat. Jadi pengennya sih bisa menampilkan yang terbaik. Target pribadi, saya ingin revans,” tukas Gregoria, mengutip di laman resmi PBSI.

Langkah Yamaguchi ke perempat final dengan menaklukkan wakil China, Cai Yan Yan dengan skor 16-21, 21-15 dan 21-18.

Kemenangan Gregoria atas Busanan tak mudah. Gregoria harus kehilangan game pertama, dan merebut dua game berikutnya dengan skor akhir 14-21, 21-11 dan 21-10.

Menaklukkan Busanan kali ini di Bangkok merupakan yang ketiga kalinya secara berturut-turut Gregoria dengan Ongbamrungphan. Total pertemuannya sendiri sudah terjadi sebanyak lima kali. Terakhir di World Championships 2019, Gregoria menang 21-14 dan 21-10.

Game pertama dimulai, Gregoria berada di bawah tekanan Ongbamrungphan. Ia terus ketinggalan poin dan kerap melakukan kesalahan sendiri. Masuk di game kedua, Gregoria juga sempat ketinggalan 0-4 dan 5-7. Namun setelah menyentuh poin 7-7, Gregoria melesat meninggalkan lawan dengan skor 14-7, 19-9 dan 21-11.

“Tadi game pertama beberapa kali feelingnya masih belum dapet. Karena saya kalah angin. Beberapa bola yang harusnya bisa ditaruh, saya malah nyangkut. Dan dia menekan saya banget di game pertama. Mungkin main saya di game pertama juga ketebak banget. Semua bola dan serangan saya sudah diantisipasi,” jelas Gregoria.

Di game penentu, Gregoria langsung tancap gas membuka kemenangannya dengan 5-0. Keunggulan itu terus terjadi hingga akhirnya ia membukukan kemenangan.

“Game kedua dan tiga saya lebih main nekat dan berani, nggak mikirin pola. Baru kalau ada kesempatan, saya balik serang. Game ketiga saya fokus dari awal, jangan sampai gampang buang poin. Saya nggak mau kasih poin dengan gampang ke lawan. Di sisi lain, lawan juga banyak mati sendiri,” ungkap Gregoria.

Gregoria menjadi asa terakhir tunggal putri Indonesia pada ajang seri HSBC BWF World Tour Super 300 berhadiah total US$ 170,000 ini. Dua andalan Indonesia lainnya di tunggal putri, Ruselli Hartawan dan Fitriani, telah tersingkir di babak satu. (*)

Berita Berita Lainnya