Berita > Berita

Adnan: “Kami nggak bisa keluar dari tekanan”

Sabtu, 25 Januari 2020 07:25:22
2160 klik
Oleh : admin_2
Kirim ke teman   Versi Cetak



Kekalahan duet Adnan Maulana/ Mychelle Crhystine Bandaso pada babak delapan besar Princess Sirivannavari Thailand Masters 2020 dari seniornya di Pelatnas Cipayung, Hafiz Faizal/ Gloria Emanuelle Widjaja, mereka nilai hanya karena tak mampu keluar dari tekanan.

Melakoni laga di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Thailand, (Jumat, 24/1), Adnan/Mychelle harus mengakui keunggulan seniornya, pasangan peringkat 8 dunia, dengan skor 19-21 dan 18-21.

Bertemu Hafiz/Gloria di laga resmi BWF kalender BWF, merupakan pertemuan pertama bagi kedua pasangan.

Adnan/Mychelle yang kini menempati peringkat 42 ini, mengaku tak bisa tampil all out dalam menghadapi seniornya tersebut. Mereka terus tertekan dari awal hingga berakhirnya game kedua.

“Kondisi lapangan hari ini, menang dan kalah anginnya agak berbeda. Jadinya kami harus beradaptasi lagi, agak kagok di lapangan. Mereka juga tekanannya nggak kendor. Dari awal sampai akhir bisa terus menekan,” kata Mychelle, mengutip di laman resmi PBSI, Badmintonindonesia.org.

“Kami keduluan terus, keserang terus. Kami juga nggak bisa keluar dari tekanan,” ungkap Adnan.

Ada banyak hal yang perlu dievaluasi dari penampilan mereka kali ini. Masing-masing dari mereka memiliki catatan khusus yang akan dibawa pulang untuk diperbaiki, demikian diungkapkan Adnan dan Muchelle.

“Kedepannya kami harus lebih siap lagi. Fokusnya ditambah lagi, konsentrasinya juga harus ditingkatkan lagi,” tutur Adnan.

“Kalau saya kakinya harus lebih kuat lagi. Dan kalau bisa harus langsung in begitu masuk ke lapangan,” ujar Mychelle. (*)

Berita Berita Lainnya