Berita > Berita

Kevin/Marcus Harus Puas Di Posisi Runner up

Senin, 16 Maret 2020 03:52:12
2113 klik
Oleh : admin_2
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • ©Badmintonindonesia.org

  • ©Badmintonindonesia.org

  • Current
Keberuntungan rupanya bukan milik pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon pada ajang All England Open 2020. Kali ini mereka harus puas di posisi runner up setelah takluk dari lawannya pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/ Yuta Watanabe, hari Minggu (15/3) di Birmingham, Inggris.

Pada babak final yang berlangsung di Arena Birmingham, Kevin/Marcus kalah usai laga tiga game dengan skor 18-21, 21-12 dan 19-21.

Meski tak berhasil menduduki podium juara, pencapaian Kevin/Marcus kali ini jauh lebih baik dari hasilnya di tahun lalu. Pada All England Open 2019, Kevin/Marcus terhenti di babak pertama.

“Hasil tahun ini kami syukuri saja. Main juga sudah baik, cuma di partai final lawannya memang bagus. Mereka lagi bagus juga, belum pernah kalah satu game pun. Lagi rapet juga mereka. Di akhir-akhir mereka melakukan spekulasi yang cukup nekat juga,” kata Marcus, mengutip email Badmintonindonesia.org.

“Hari ini kami sudah coba yang terbaik, mungkin sedikit kurang hoki juga. Karena di akhir game kami sudah sempat leading. Hari ini mereka bermain dengan sangat konsisten dan nggak banyak melakukan kesalahan sendiri,” ungkap Kevin.

Kevin/Marcus memulai pertandingan dengan kehilangan game pertamanya. Beranjak ke game dua, mereka mulai menguasai permainan dan berhasil menang meyakinkan dengan 21-12. Sayang pada game penentu, perjalanan Kevin/Marcus tak semulus sebelumnya.

Mereka ketinggalan 0-6 di awal game ketiga. Endo/Watanabe secara konsisten terus memimpin jalannya pertandingan. Di sisi lain, Kevin/Marcus juga berusaha mengejar ketertinggalannya. Kevin/Marcus berhasil menyalip satu poin di posisi kritis menjadi 19-18. Sayang akhirnya tiga poin beruntun harus hilang dari tangan pasangan Indonesia. Endo/Watanabe pun sukses memastikan kemenangannya.

“Pastinya kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Game pertama kami sudah fight, terus memang kalah. Game kedua kami ubah strategi, mainnya agak dipelanin sedikit, di situ sudah ketemu polanya. Tapi game ketiga mereka coba mempercepat permainan lagi. Kami sudah coba melakukan dengan maksimal, kami juga sudah mengejar. Kami sudah melakukan yang terbaik. Akhir-akhir kami juga unggul 19-18, tapi mereka maju lagi nempel ke net. Ya mungkin belum rejeki ya,” jelas Marcus.

“Waktu kami unggul 19-18 memang sedikit buru-buru ya. Pengen menyerang duluan malah mati sendiri,” timpal Kevin.

Dengan demikian, Indonesia dipastikan pulang dengan satu gelar juara dari Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan satu posisi runner up dari pasangan ganda putra, Kevin/Marcus. (*)

Hasil final All England Open 2020 :
Ganda Putri :
- Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (JPN/3) vs Du Yue/Li Yin Hui 21-13, 21-15 (CHN/6)
Tunggal Putra :
- Viktor Axelsen (DEN/2) vs Chou Tien Chen 21-13, 21-14 (TPE/1)
Ganda Campuran :
- Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (INA/5) vs Dechapol Puavaranukroh/ Sapsiree Taerattanachai (THA/3) 21-15, 17-21, 21-8
Tunggal Putri :
- Tai Tzu Ying (TPE/2) vs Chen Yu Fei (CHN/1) 21-19, 21-15
Ganda Putra :
- Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (JPN/6) vs Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (INA/1) 21-18, 12-21, 21-19

Berita Berita Lainnya