Berita > Berita

Piala Thomas dan Uber 2020 Bulan Oktober

Kamis, 30 April 2020 11:37:32
3108 klik
Oleh : admin_2
Kirim ke teman   Versi Cetak



Setelah mengalami dua kali pengunduran jadwal akibat pandemi Covid-19, Piala Thomas dan Uber 2020 akan dihelat pada 3-11 Oktober 2020 di Aarhus, Denmark.

Demikian pengumuman resmi yang diberikan Badminton World Federation (BWF) yang kami terima dari Humas PBSI.

Ajang Piala Thomas dan Uber 2020 awalnya dijadwalkan pada 16-24 Mei 2020, kemudian diundur menjadi 15-23 Agustus 2020. Namun, kondisi tuan rumah Denmark ternyata tak memungkinkan untuk melaksanakan ajang perebutan piala beregu putra dan piala beregu putri ini karena pemerintah Denmark mengumumkan larangan mengumpulkan orang dalam skala besar hingga akhir Agustus 2020.

Akhirnya BWF dan Asosiasi Badminton Denmark menentukan bulan Oktober dirasa waktu yang paling tepat untuk Piala Thomas dan Uber. Seperti tertulis dalam siaran pers yang dirilis BWF, hingga saat ini BWF dan Badminton Denmark telah berdiskusi dengan WHO (World Health Organization) dan para ahli kesehatan, bahwa akan sangat sulit untuk menyelenggaraan turnamen sebesar Piala Thomas dan Uber sebelum bulan September.

Sementara itu PP PBSI masih belum bisa menentukan langkah-langkah strategi dalam kejuaraan bergengsi ini. Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto mengatakan PP PBSI masih menunggu informasi jadwal turnamen sebelum perhelatan Piala Thomas dan Uber 2020.

''Persiapan ke Piala Thomas dan Uber masih belum bisa ditentukan karena penyusunan strateginya tergantung jadwal turnamen-turnamen sebelumnya. Kalau dilangsungkan Oktober, berarti kita punya waktu lima bulan lagi,'' kata Budiharto, mengutip di laman resmi PBSI Badmintonindonesia.org.

''Kepastian tanggal ini akan menguntungkan untuk tuan rumah karena mereka sudah bisa menentukan langkah-langkah persiapan menuju kejuaraan tersebut. Tapi untuk para peserta, harus dilihat dulu turnamen apa yang dilangsungkan sebelumnya,'' lanjut Budiharto.

Jika kepastian Piala Thomas dan Uber telah ditentukan, BWF masih belum mengumumkan jadwal turnamen-turnamen internasional lainnya. Idealnya, ada turnamen-turnamen yang dilangsungkan sebelum turnamen sebesar Piala Thomas dan Uber sehingga atlet bisa kembali ke atmosfer pertandingan setelah absen bertanding cukup lama.

''Memang akan lebih baik ada turnamen dulu sebagai pemanasan, pemain juga perlu berada di situasi kompetisi untuk membuat mereka lebih siap, lebih terbiasa dan lebih terkondisi. Karena latihan tanpa kompetisi itu feel-nya beda,'' kata Budiharto.

Terkait kondisi di Tanah Air, Budiharto mengatakan bahwa penyelenggaraan Piala Thomas dan Uber di bulan Oktober merupakan waktu yang ideal.

''Kalau lihat perkiraan di Indonesia, puncak Covid-19 akan ada di bulan Mei, jadi bulan Juli atau Agustus mudah-mudahan sudah bisa normal. Kalau perkiraan ini tepat, saya rasa Oktober ini waktu yang ideal. Artinya kita punya waktu bulan Agustus dan September untuk mematangkan persiapan, tapi sekali lagi, sangat tergantung di depannya ada turnamen apa,'' ujar Budiharto.

Pada Piala Thomas dan Uber 2018 di Bangkok, Thailand, tim Tiongkok merebut Piala Thomas setelah mengalahkan Jepang dengan skor 3-1. Sedangkan tim Indonesia finis di semifinal. Piala Uber saat itu diraih tim Jepang dengan kemenangan telak 3-0 atas tuan rumah Thailand. Sebelumnya, Thailand mengalahkan tim Uber Indonesia di perempat final dengan skor 3-2. (*)

Berita Berita Lainnya