Berita > Berita

Masa Pandemi Covid-19, Sponsor Juga Mengalir

Rabu, 24 Juni 2020 17:26:52
351 klik
Oleh : admin_2
Kirim ke teman   Versi Cetak



Lama 'puasa' turnamen akibat pandemi corona (Covid-19), PBSI menggelar turnamen internal Pelatnas PBSI Cipayung bekerjasama dengan Mola TV. Turnamen bertajuk Mola TV PBSI Home Tournament pun menyediakan hadiah yang 'super wow' sebesar Rp. 500 juta.

Masing-masing sektor (ganda putra, ganda putri, ganda campuran, tunggal putra dan tunggal putri) masing-masing memperebutkan total hadiah sebesar Rp 100 juta.

Dituturkan Susy Susanti selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, pembagian jumlah hadiah ditentukan dari rangking akhir atau capaian yang diraih si atlet. Hal ini dilakukan agar pembagian hadiah lebih adil dan atlet pun terpacu untuk mendapat hasil terbaik.

''Hadiah selain dari sponsor yaitu Mola TV juga datang dari para donatur yang memang selalu mendukung atlet-atlet bulutangkis kita,'' kata Susy.

''Kami tim bulutangkis bersyukur sekali di saat pandemi ini kami tetap dapat perhatian dan dukungan baik dari pemerintah, sponsor maupun para pemerhati bulutangkis. Pelatnas bisa berjalan dan home tournament bisa terlaksana karena kerjasama semua pihak, walaupun memang di saat seperti ini kami harus tetap berhati-hati dan mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah,'' lanjut Susy.

Susy melanjutkan, jumlah hadiah di tiap sektor berbeda-beda karena jumlah pesertanya pun berbeda. Di tim ganda putra yang melakoni laga pembuka di minggu pertama (Rabu, Kamis dan Jumat pekan ini) misalnya yang hanya menurunkan enam pasangan saja.

''Peserta dari ganda putra memang tidak full satu tim karena ada pemain-pemain muda yang baru kembali ke pelatnas setelah masa PSBB kemarin. Sesuai protokol kesehatan, mereka sudah mengikuti rapid test dan sedang dikarantina selama 14 hari, jadi tidak mungkin ikut,'' jelas Susy, mengutip di laman resmi PBSI Badmintonindonesia.org.

Sementara itu di ganda putri, pasangan Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah absen di kompetisi ini. Ketut mengalami cedera pada kedua lututnya, sedangkan Tania sedang menjalani skorsing.

''Tania sedang menjalani masa skorsing karena tindakan indisipliner. Skorsing berlaku selama tiga bulan, terhitung dari tanggal 15 Juni 2020, ucap Susy menutup pembicaraan. (*)

Berita Berita Lainnya