Berita > Berita > Klub

Liga PB Djarum 2020, Ajang Asah Kualitas dan Jiwa Kompetitif Atlet Muda

Minggu, 05 Juli 2020 10:12:11
883 klik
Oleh : admin_2
Kirim ke teman   Versi Cetak



Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia, membuat berbagai turnamen bulutangkis nasional dan internasional dihentikan sementara waktu. Praktis, saat ini aktivitas para pebulutangkis muda adalah berlatih untuk tetap menjaga stamina hingga pertandingan kembali bergulir.

Kehidupan harus tetap berjalan. PB Djarum pun menyiasati hal ini dengan menyelenggarakan Liga PB Djarum 2020. Ajang ini akan digelar pada 6 - 11 Juli di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan bahwa penyelenggaraan Liga PB Djarum 2020 merupakan momentum untuk menjaga dan meningkatkan kualitas para atlet muda PB Djarum. Di samping itu, Liga PB Djarum 2020 juga bertujuan agar para atlet tetap memiliki jiwa kompetitif selama masa pandemi.

“Dengan tidak adanya turnamen nasional dan internasional, ini adalah kesempatan bagi PB Djarum untuk kembali mengukur kemampuan para atlet muda yang kami miliki. Di samping itu, kejuaraan yang bersifat internal (hanya diikuti oleh atlet PB Djarum) ini, juga untuk menemukan lebih banyak pebulutangkis muda PB Djarum yang berkualitas dan kelak akan membela Indonesia di ajang kejuaraan bulutangkis dunia,” ungkap Yoppy, mengutip rilis yang kami terima dari Djarum Foundation.

Lebih dari 100 atlet muda PB Djarum yang turun bertahan di Liga PB Djarum 2020. Mereka berasal dari kelompok Pemula, Remaja, serta Taruna dan Dewasa baik di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri serta ganda campuran.

“Untuk meningkatkan suasana kompetisi, atlet yang memiliki performa tinggi di kelompok usianya, akan kami masukkan di kelompok usia yang lebih tinggi. Begitu pula dengan pasangan ganda yang sudah kuat akan kami carikan partner baru agar mereka lebih adaptif dengan siapapun tandemnya di atas lapangan,” diungkapkan Yoppy.

Dengan format setengah kompetisi, liga ini digelar dengan mempertemukan setiap atlet satu sama lain demi meraih titel juara.

Tidak perlu dikhawatirkan akan kondisi pandemi saat ini. Liga ini digelar dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah selama pandemi Covid-19, Liga PB Djarum 2020 digelar tanpa penonton dan juga menerapkan physical distancing selama pertandingan. Untuk itu, pencinta bulutangkis dapat menyaksikan jalannya pertandingan melalui live streaming di channel Youtube PB Djarum (https://www.youtube.com/pbdjarum) pada pukul 08.00 wib mulai Senin (6/7) hingga Sabtu (11/7).

Liga PB Djarum 2020 dipastikan akan berlangsung sengit karena sederet atlet muda berbakat PB Djarum menantang para seniornya yang sudah memiliki pengalaman lebih tinggi di Pelatnas seperti Ihsan Maulana Mustofa dan Alberto Alvin Yulianto. Sementara di barisan atlet muda PB Djarum yang akan unjuk kebolehan pada kompetisi ini di antaranya Ghana Muhammad/Mochamad Raffi dan Berliona Alma/Jovika Vandaria di sektor ganda. Lalu di sektor tunggal, atlet-atlet muda turut serta ialah Ruzana, Mutiara Ayu Puspitasari, Isyana Syahira Meida, Bernadine Anindya Wardana, Gregorius Farrel Frandico, dan Hendry Leander di sektor tunggal baik putra dan putri.

Turnamen ini memperebutkan hadiah berupa deposito dengan total lebih dari 105 juta untuk 17 kategori yang dipertandingkan. Namun bukan hanya itu saja, PB Djarum juga akan memberikan hadiah tambahan kepada pebulutangkis terbaik putra maupun putri berupa lemari es dua pintu.

Pebulutangkis putra dan putri terbaik dalam Liga PB Djarum, akan dipilih oleh Dewan pelatih tunggal dan pelatih ganda, namun di bawah komando head coach Fung Permadi, jelas Yoppy Rosimin.

Meski diadakan untuk menjaga daya kompetitif di masa pandemi, Yoppy yakin Liga PB Djarum 2020 akan memberi dampak positif yang bermanfaat bagi perkembangan kualitas atlet muda PB Djarum di masa mendatang.

“Dengan adanya Liga PB Djarum para atlet akan mendapat atmosfir bertanding dari hasil latihan selama empat bulan terakhir. Jika Liga PB Djarum ini bermanfaat bagi atlet, tahun depan bisa kami adakan lagi, ujar Yoppy Rosimin mengakhiri. (*)

Berita Klub Lainnya