Berita > Berita

Skuad Merah Putih Kembali ke Tanah Air

Selasa, 26 Januari 2021 08:49:27
1052 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Usai mengikuti dua pertandingan beruntun pada seri Thailand Open skuad Indonesia kembali ke tanah air, Senin (25/1). Mereka yang kembali ini tidak masuk dalam kualifikasi untuk berlaga di BWF World Tour Final.

Sebanyak 21 orang yang terdiri dari 18 pemain dan 3 tim pendukung, terbang menggunakan Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ 8545, dari Bangkok menuju Singapura pukul 11.55 WIB. Setelah transit 2 jam, mereka meneruskan perjalanan ke Jakarta dengan nomor penerbangan SQ964. Diperkirakan mereka akan sampai di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, pukul 18.05 WIB.

Para pemain yang kembali ke Tanah Air adalah Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Muhammad Shohibul Fikri, Bagas Maulana, Pramudya Kusumawardana Riyanto, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto, Rinov Rivaldy, Pitha Haningtyas Mentari, Adnan Maulana, dan Mychelle Crhystine Bandaso. Sedangkan tim pendukung yaitu Rionny Mainaky, Aryono Miranat, dan Jean Inneke Turangan.

Sementara sisa 9 pemain akan meneruskan kiprahnya pada BWF World Tour Final yang akan berlangsung pada 27-31 Januari di Impact Arena, Bangkok. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, Greysia Polii/ Apriyani Rahayu, Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti, dan Hafiz Faizal/ Gloria Emanuelle Widjaja.

Menurut manajer tim, Aryono Miranat, sebelum berangkat ke bandara, mereka diwajibkan untuk membawa dokumen yang menyangkut kondisi kesehatan tim. Di antaranya hasil Swab PCR dan beberapa dokumen pendukung, seperti kelayakan terbang dan bukti karantina.

"Sebelum ke airport sudah disiapkan dokumen hasil Swab PCR, Fit to Fly dan dokumen karantina yang diperiksa hanya saat check in saja. Jadi agak sedikit lama waktu check in. Setelah itu ke imigrasi seperti biasa dan boleh masuk. Memang tidak seketat seperti waktu kedatangan kemarin," ucap Aryono, mengutip wawancara tim Humas dan Media PP PBSI.

"Jumat lalu kita sebenarnya telah menjalani swab mandatory, tapi karena kita mau pulang naik pesawat hari Senin, jadi Sabtu kemarin harus swab lagi," tambahnya.

Setibanya di Jakarta, tim tidak langsung kembali ke Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. Sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah, mereka harus menjalani karantina mandiri selama 5 hari di Hotel Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tuan Rumah Kembali Rebut Satu Gelar

Dua pekan berlaga di ajang Thailand Open, Yonex Thailand Open 2021 dan Toyota Thailand Open 2021, skuad Indonesia hanya berhasil menyabet 1 gelar pada ajang Yonex Thailand Open 2021 lewat pasangan ganda putri, Greysia Polii/ Apriyani Rahayu. Duet Greysia/Apriyani naik ke podium juara setelah mengalahkan pasangan Thailand, Jongkolphan Kititharakul/ Rawinda Prajongjai dengan skor 21-15 dan 21-12.

Di turnamen ini sesungguhnya berpeluang merebut dua gelar, hanya saja pasangan ganda campuran Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti harus puas sebagai runner up setelah dikalahkan pasangan tuan rumah Thailand, Dechapol Puavaranukroh/ Sapsiree Taerattanachai dengan skor 3-21, 22-20 dan 18-21.

Sementara di turnamen pekan kedua Toyota Thailand Open 2021 yang merupakan turnaman seri yang sama HSBC BWF World Tour Super 1000 dengan menyediakan hadiah yang sama sebesar USD 1,000,000, skuad Indonesia tak berhasil meraih gelar juara. Bahkan. dua wakil Indonesia hanya bisa melangkah sampai babak semifinal lewat pasangan ganda putra Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan dan pasangan ganda putri Greysia Polii/ Apriyani Rahayu.

Capaian tuan rumah tak mengecewakan. Setelah pekan sebelumnya berhasil menyabet satu gelar juara, Thailand kembali mengamankan satu gelar juara dari pasangan ganda campuran kebanggaannya pasangan Dechapol Puavaranukroh/ Sapsiree Taerattanachai yang kembali naik podium. Gelar kedua duet Dechapol/Sapsiree setelah di partai final mengalahkan pasangan Korea Selatan, Seo Seung Jae/ Chae Yujung dua game langsung 21-16 dan 22-20.

Gelar di ganda putri menjadi milik Korea Selatan. Duet Kim So Yeong/ Kong Hee Yong mengalahkan kompatriotnya Lee So Hee/ Shin Seung Chan dengan skor 21-18 dan 21-19.

Selain Dechapol/Sapsiree yang berhasil mempertahankan gelarnya dalam dua pekan, dari sektor ganda putra, tunggal putri dan tunggal putra juga berhasil direbut juara yang sama pada pekan sebelumnya.

Pasangan Taiwan, Lee Yang/ Wang Chi Lin kembali naik podium juara usai mengalahkan duet Malaysia, Aaron Chia/ Soh Wooi Yik usai laga dua game dengan skor 21-13 dan 21-18.

Tunggal putri andalan Spanyol, Carolina Marin juga juara di Toyota Thailand Open setelah pekan sebelumnya kampiun di Yonex Thailand Open. Marin menaklukkan lawan yang sama, pebulutangkis peringkat satu dunia asal Taiwan, Tai Tzu Ying dengan skor 21-19 dan 21-17.

Dan sukses tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen juga berhail kembali naik podium. Di partai final, Axelsen menaklukkan kompatriotnya, Hans-Kristian Solberg Vittinghus dengan skor 21-11 dan 21-7.

BWF World Tour Finals 2020

Usai dua turnamen Thailand Open, pekan ini ajang bulutangkis di Impact Arena Bangkok akan berlanjut dengan digelarnya BWF World Tour Finals 2020. Ajang yang seharusnya berlangsung menutup kalender BWF di penghujung tahun 2020, namun tertunda lantaran pandemi.

Sebanyak delapan pebulutangkis terbaik dari masing-masing nomor (peringkat Road to Bangkok) akan bertarung menjadi best of the best pada pekan ini. Indonesia berhasil menempatkan lima wakil yaitu, Greysia Polii/ Apriyani Rahayu (ganda putri), Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan (ganda putra), Praveen Jordan/ Melati Daeva (ganda campuran), Hafiz Faizal/ Gloria Emanuelle Widjaja (ganda campuran), dan Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra). (*)

Berita Berita Lainnya