Berita > Berita

Greysia/Apriyani Pecahkan Rekor WTF

Rabu, 27 Januari 2021 22:43:48
1030 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tak hanya meraih kemenangan dan sekaligus sukses melakukan revans atas ganda putri Korea Selatan, Lee So Hee/Shin Seung Chan. Laga Greysia Polii/Apriyani Rahayu melawan duet Negeri Ginseng pada babak penyisihan Grup A BWF World Tour Finals 2020, hari ini (Rabu, 27/1), sekaligus memecahkan rekor pertandingan terlama di sepanjang turnamen BWF World Tour Finals bagi pemain Indonesia.

Pekan lalu di Toyota Thailand Open 2021, Greysia/Apriyani menuai kekalahan dari Lee/Shin dengan skor 16-21 dan 18-21.

Kembali bertanding di arena yang sama, Impact Arena, Greysia/Apriyani melewati laga tiga game dengan skor 21-17, 22-24 dan 21-15 yang berlangsung panjang selama 94 menit.

Lamanya laga ini pun berdasarkan data BWF, membuat rekor laga Greysia/Apriyani memecahkan rekor pertandingan terlama di sepanjang turnamen BWF World Tour Finals.

"Dari dulu kan di ganda putri sudah seperti ini mainnya, durasinya panjang. Jadi sudah kebiasaan, sudah mati rasa. Haha," ucap Greysia 😂, mengutip obrolan tim Humas dan Media PP PBSI.

Sementara di seluruh turnamen sepanjang sejarah, Greysia Polii tercatat memegang rekor laga terpanjang dengan durasi 161 menit. Hal itu terjadi di babak semifinal Kejuaraan Asia 2016 bersama Nitya Krishinda Maheswari, yang kalah dari ganda Jepang, Kurumi Yonao/ Naoko Fukuman 21-13, 19-21 dan 22-24.

Meski Greysia/Apriyani unggul di game pertama pada pertemuan ketujuhnya ini, game kedua gantian berhasil dimenangkan So Hee/Seung Chan. Padahal, Greysia/Apriyani sudah mencapai match point terlebih dahulu, 20-16. Sayangnya, kesalahan sendiri banyak terjadi, sehingga So Hee/Seung Chan berhasil mengejar hingga memenangi game kedua dengan 24-22.

Di game penentuan, Greysia/Apriyani kembali tampil solid. Mereka pun berhasil mengembalikan fokus. Game ketiga pun akhirnya dimenangi kembali oleh sang juara Yonex Thailand Terbuka tersebut.

"Tadi itu permainan yang hebat, seperti pertandingan sepanjang film. Saya pikir kami hanya ingin bermain poin demi poin dan saya hanya berserah diri kepada Tuhan: "Tolong beri kami kekuatan, Tuhan". Kami tidak berpikir terlalu banyak dan akhirnya kami bisa menyelesaikan permainan. Kami siap untuk besok," ungkap Greysia.

"Di game kedua itu memang kesalahan sendiri mau cepat selesai. Kemudian di game ketiga, kami tadi hanya berpikir untuk mencari poin. Tidak memikirkan yang sudah terjadi di gim kedua. Kami mencoba tidak terpengaruh dan fokus pada pola permainan," Apriyani menambahkan.



Untuk hari kedua, Kamis (28/1), wakil Indonesia ini akan berhadapan dengan Vivian Hoo/Yap Cheng Wen (Malaysia). Ini merupakan pertemuan kedua mereka, setelah sebelumnya unggul dengan skor 21-10 dan 21-18 di Denmark Open 2019. (*)

Berita Berita Lainnya