Berita > Berita

Daddies Ke Final

Sabtu, 30 Januari 2021 17:46:43
5010 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Duet ganda putra yang dijuluki The Daddies, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, sukses mengantongi tiket final HSBC BWF World Tour Finals 2020 usai mengalahkan ganda Korea Selatan, Choi Sol Gyu/ Seo Seung Jae, siang ini (Sabtu, 30/01) di Bangkok, Thailand.

Laga yang berlangsung di Impact Arena ini dimenangkan Daddies lewat laga straight game dengan skor 23-21, 21-13, dalam waktu 34 menit.

Dan kemenangan atas ganda Negeri Ginseng ini sekaligus menjadi pembalasan atas kegagalan mereka sebelumnya di babak penyisihan grup B. Kala itu di laga hari kedua (Kamis, 28/01), Daddies menuai kekalahan dari duet Choi/Seo dengan skor 19-21 dan 16-21.

Laga semifinal game pertama tadi pertarungan berjalan begitu sengit. Wakil Negeri Ginseng itu sudah tertinggal empat point saat kedudukan 16-12, namun mereka berusaha mengejar dan menyamakan skor menjadi 18-18, 20-20, 21-21. Namun, game pertama ini akhirnya dimenangkan Ahsan/Hendra dengan 23-21 dalam 17 menit.



Di game kedua, Ahsan/Hendra begitu percaya diri. Juara All England 2019 ini tidak memberikan kesempatan lawan untuk unggul. Mereka juga bermain lebih solid dan akhirnya merebut tiket ke partai puncak setelah menang 21-13.

"Syukur Alhamdulillah sudah menang hari ini dan masuk final. Selama pertandingan berusaha lebih tenang dan enjoy. Kalau mainnya lebih tenang, penempatan bolanya juga lebih enak," tutur Ahsan mengutip wawancara tim Humas dan Media PP PBSI di Impact Arena usai laga semifinal tadi.

"Tetap kita pegang depannya dulu, supaya mereka banyak mengangkat dan kita banyak menyerang, itu sih kuncinya dari depan dulu. Memang kita juga menguatkan defense supaya tidak mudah tembus," Ahsan menjelaskan kunci kemenangannya hari ini.

"Saya belajar dari pertemuan sebelumnya, ada sedikit perubahan. Kami tadi bermain tidak selalu keras, meskipun main di depan, tapi kami rem sedikit. Jadi merekanya lebih sulit, karena di pertandingan sebelumnya kalau kita menekan terus di depan, mereka lebih senang," jelas Hendra.

"Game kedua mereka juga mainnya tetap begitu, tidak ada perubahan. Jadi kami lebih enak mengatur. Mungkin Seung Jae sudah agak capek, tadi saya liat dia sudah agak berat. Apalagi dia bermain rangkap (ganda campuran)," Hendra menambahkan.

Keyakinan pada diri sendiri untuk memenangkan pertandingan pun sangat dibutuhkan. Pasalnya, Ahsan/Hendra kalah dalam dua laga terakhir melawan Sol Gyu/Seung Jae. Terakhir saat penyisihan grup grup B lalu, dan sebelumnya pada perempat final Yonex Thailand Terbuka, Jumat (15/1) lalu, dengan skor 16-21 dan 19-21.

"Meskipun dikejar harus tetap fokus, dari kemarin memang begitu terus, dikejar terus, tapi ya berusaha lebih tenang saja. Berdoa dan tidak mau memikirkan "yah dikejar lagi", justru harus yakin kalau pertandingan ini masih bisa dimenangkan," ungkap Ahsan.

Sukses ke partai final turnamen berhadiah total USD 1,500,000, Daddies akan bertemu pasangan Taiwan, Lee Yang/ Wang Chi Lin. Mereka sukses mengantongi tiket final setelah menaklukkan ganda Inggris, Ben Lane/Sean Vendy dengan skor 22-20 dan 21-17.

Menghadapi duet Lee/Wang di partai final besok (Minggu, 31/01) akan menjadi pertemuan yang kesepuluh kalinya. Enam kemenangan menjadi milik Daddies, selebihnya dimenangkan Lee/Wang.

Pada pertemuan terakhir di ajang Toyota Thailand Open 2021 pekan lalu, Daddies harus mengakui keunggulan duet Lee/Wang dalam laga rubber game 21-14, 20-22 dan 12-21. (*)

Berita Berita Lainnya