Berita > Artikel > Sosok

Rexy Mainaky Jadi Seteru

Selasa, 12 Desember 2006 04:34:48
3003 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

[DOHA] Saat memasuki lapangan, ratusan orang Indonesia langsung berteriak-teriak Rexy, Rexy, Rexy. Yang dielu-elukan, adalah Rexy Mainaky, bintang bulutangkis ganda putra yang berjaya di era 1990-an muncul kembali di lapangan Asian Games XV di Doha, Qatar, Minggu (10/12) WIB. Dengan senyum ramah dan melambaikan tangan Rexy membalas sambutan itu.

Dulu, saat menjadi pemain, dia dipuja karena kepahlawanannya. Berbagai gelar juara disandangnya. Namun, kini, dia tidak mengenakan seragam yang didominasi warna merah dan putih, tetapi warna kuning, seragam kebesaran negeri tetangga Malaysia. Sejak tahun lalu, Rexy memang telah menjadi bagian terpenting bagi bulutangkis Malaysia, utamanya ganda putra.

Dia membawa perubahan yang sangat drastis bagi para pasangan ''Negeri Jiran'' itu. Salah satu yang hasil dicetak Rexy, adalah peraih medali emas, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong yang mengalahkan duet Indonesia Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto. Pasangan Malaysia itu baru sebulan dipasangkan. Hasilnya luar biasa. Ramuan Rexy sangat manjur. ''Saya seorang profesional, saya mesti mengerjakan apa yang memang seharusnya menjadi pekerjaan saya,'' katanya ''Kalau tidak profesional, tentu tidak pelatih Indonesia yang laku di luar negeri,'' tambah Rexy, yang juga pernah melatih di Inggris ini.

Namun, satu hal yang patut dihargai dari sikap Rexy, adalah ketika usai pertandingan dia mendatangi suhunya, Christian Hadinata yang pada kesempatan itu duduk di seberang mengawal Luluk/Alvent. Rexy pun memeluk Christian. Keduanya pun langsung berpelukan erat selama beberapa detik. Christian memang salah satu orang yang berjasa terhadap karier Rexy. Dialah pelatih yang menjadikan salah satu ganda terkuat di dunia di eranya.

Setelah itu, Rexy langsung mendatangi dua juniorya, Luluk dan Alvent. Rexy langsung mencium pipi kedua pemain yang kurang beruntung itu. Inilah Rexy yang tidak pernah lupa terhadap negaranya walaupun saat di lapangan dia harus menjadi seteru. (suarapembaruan.com)

Berita Sosok Lainnya