Berita > Artikel > Sosok

Tahir Djide
Sehat Lebih Penting daripada Materi

Kamis, 04 Januari 2007 17:14:07
1520 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Tahir Djide sosok yang bersahaja. Meskipun telah mapan sebagai seorang Guru Besar Ilmu Olahraga Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, penampilannya sangat jauh dari kemewahan. Dia selalu mengenakan celana pendek sport dan sandal selop kulit ketika sedang santai. ''Bagi saya materi adalah nomor sekian. Golongan saya saja tidak pernah saya tanyakan naik atau tidak,'' kata Tahir.

Bagi Tahir, kesehatan yang dikaruniakan Tuhan lebih berharga dari segalanya. Hal itu bisa membuatnya menikmati hidup. Sampai usianya menginjak 68 tahun, dia tidak pernah diganggu oleh sakit yang serius. Ketika kedua anaknya lulus pendidikan doktoral, yang ada dalam hatinya adalah pengabdian.

Sikap hidup sederhana itu, salah satunya ditunjukkan Tahir dengan kesetiaannya pada mobil Kijang merah miliknya. Mobil keluaran 1986 itu senantiasa menemami keseharian Tahir. ''Mobil ini adalah yang pertama saya miliki. Saya beli secara kredit usai menjuarai Piala Thomas 1986,'' kenangnya.

Mayoritas penghuni pelatnas Cipayung, kini menggunakan mobil keluaran 2000 ke atas. Namun, Tahir tetap setia pada mobilnya tersebut. Yang penting tidak mogok, demikian kriteria Tahir untuk menyebut satu mobil layak dinilai nyaman.

Mobil itu memberikan banyak kemudahan bagi Tahir. Sebelum memilikinya dia harus naik kereta untuk ke Jakarta atau kembali ke Bandung. Alternatif lainnya adalah menggunakan travel Jakarta-Bandung yang dahulu dikenal dengan 48 48. ''Jika naik kereta atau 48 48, saya harus berangkat dari Bandung jam 12 malam agar tidak terlambat ke tempat latihan,'' kenang Tahir.(ang/indopos.co.id)

Berita Sosok Lainnya