Berita > Berita

Seputar Superliga Badminton 2007
Mimpi South Suco

Jumat, 06 April 2007 00:07:36
3497 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Dulu Makassar menjadi sentra ideal bagi persemaian pebulutangkis andal macam Rosiana Tendean. Namun, dalam dekade belakangan ini, citra itu hilang. Tidak ada lagi pemain-pemain nasional yang lahir dari ibu kota Sulsel ini.

Kini, mimpi kembali ke masa jaya tengah diretas lewat klub South Suco. Klub yang mendapat dukungan dari perusahaan impor dan ekspor hasil laut itu bertekad melahirkan pemain potensial, terutama dari Indonesia Timur.

''Kami memang ingin kembali seperti dulu, melahirkan pemain andal untuk memasok ke tim nasional,'' tutur manajer tim South Suco, Bahtiar Bakri.

Menurutnya South Suco belum menjadi klub besar. Bahkan, di Sulsel, klub ini baru seumur jagung. Meskipun begitu, berkat pengalaman, dia yakin klub ini akan berhasil.

''Sebelum ke Makassar, saya berkiprah di Sulut dan Gorontalo. Di Sulut, saya ikut membina pemain yang kini menjadi pebulutangkis nasional macam Flandy Limpele atau Lilyana Natsir,'' ujar Bahtiar.

''Dengan pembinaan yang baik dan dedikasi tinggi, saya yakin bisa berbuat sesuatu untuk bulutangkis. Yang penting saya tidak cari makan lewat klub ini,'' sebutnya.

Guna mewujudkan mimpi, South Suco tampil ke seleksi Djarum Superliga Badminton 2007 di Surabaya, 3-6 April. Meskipun belum cemerlang, Bahtiar tetap yakin timnya suatu saat bakal mencetak pemain berbakat.

South Suco pun telah membangun GOR bulutangkis berkapasitas delapan lapangan di kawasan Jl. Sultan Daeng, Makassar. Peresmian ditandai dengan turnamen Piala Wali Kota V, bulan lalu.

''Target pertama, klub ini harus bisa menampung pemain-pemain terbaik di Makassar. Setelah itu, saya yakin kelak akan berkembang menjadi salah satu sentra pembinaan bulutangkis di Tanah Air,'' kata Bahtiar. (bhw/riz/bolanews.com)

Berita Berita Lainnya