Berita > Berita

Menjelang Kejuaraan Asia 10-15 April 2007
Taufik Rindu Bermain

Jumat, 06 April 2007 00:47:02
839 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Pemain ya harus bermain. Prinsip ini dipegang betul oleh Taufik Hidayat. Setelah lama tidak mengayun raket di partai resmi, pemain berusia 25 tahun ini siap unjuk kebolehan dalam Kejuaraan Asia di Johor Bharu, 10-15 April.

''Lama saya tidak bertanding. Saya ingin merasakan suasana pertandingan lagi,'' tutur calon ayah setelah sang istri, Ami Gumelar, hamil muda.

Sepanjang tahun ini, baru sekali Taufik turun ke lapangan karpet hijau. Cuma, nasibnya tidak tidak cerah. Dia langsung terjungkal oleh pebulutangkis terbaik dunia asal Cina, Lin Dan, di babak pertama Malaysia Super Series di Kuala Lumpur, Februari silam.

Setelah itu, dia tidak berlaga di tiga turnamen super series berikut. Di Korea, lalu All England, dan Swiss pun dia tidak ambil bagian, meskipun di dua turnamen Eropa itu namanya didaftarkan PB PBSI. Buntut tidak hadirnya Taufik di dua ajang itu PBSI pun rela kena penalti 500 dolar AS. Pasalnya Taufik mundur setelah undian dilakukan.

Peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu memilih tidak berangkat ke Birmingham dan Basel sebagai bentuk protes terhadap PBSI. Dia mogok karena PBSI terkesan menawar hukuman terhadap pemain yang tampil ke Papua walaupun sudah dilarang, akhir tahun lalu.

Tak berangkat bukan berarti berleha-leha. Dia tetap berlatih di Pelatnas Cipayung. Taufik mempersiapkan diri untuk bertarung di Johor Bharu.

''Taufik sendiri yang meminta untuk main di Kejuaraan Asia. Namanya pun kami daftarkan,'' sebut Lius Pongoh, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI.

Tidak Ringan

Menurut pelatih Mulyo Handoyo, anak didiknya memiliki modal untuk tampil prima. Alasannya ialah Taufik mempersiapkan diri dengan baik. ''Kondisi dia juga baik. Dia siap bermain,'' timpal Mulyo.

Kondisi ini tentu akan mendukung kiprahnya untuk menjadi juara. Apalagi, lawan yang dihadapi juga tidak ringan. Ini berkaca dari hasil undian dalam situs Konfederasi Bulutangkis Asia.

Di babak pertama, Taufik akan ditantang pemain Jepang, Koichi Saeki. Apabila langkahnya terus mulus, kemungkinan besar di perempatfinal dia berjumpa pemain andalan tuan rumah, Lee Chong Wei.

Melihat rekor pertemuan selama ini, Taufik memang lebih mudah mengatasi Chong Wei. Cuma yang menjadi pertanyaan apakah kemampuannya bisa pulih seperti semula, mengingat sudah lama dia tak mengayun raket di pertandingan resmi. Inilah tanda tanya yang harus dijawab Taufik! (Broto Happy W./bolanews.com)

Berita Berita Lainnya