Berita > Berita

Superliga Badminton 2007
Sukses Ganda Mutiara

Jumat, 06 April 2007 06:50:01
851 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

SURABAYA - Perkumpulan Bulutangkis Mutiara Bandung meraih sukses ganda. Mereka meloloskan tim pria dan wanita ke babak final kualifikasi Superliga Badminton Indonesia 2007. Di kelompok pria, Mutiara lolos ke final setelah menaklukkan BPKD Kutai Kartanegara dengan skor 3-0 di GOR Sudirman Surabaya kemarin.

Budi Santoso memberikan poin pertama untuk Mutiara setelah menaklukkan pebulutangkis Vietnam yang membela BPKD Nguyen Tien Minh straight set 21-16, 21-16. Di nomor ganda, pasangan Enroe/Roby Chandra menang atas Unang Rahmat/David Yedija Pohan 18-21, 21-18, 21-18. Mutiara memastikan kemenangan setelah Sakti Kusuma menghentikan Hery Setiawan dengan skor 21-15, 21-18.

Di final, Mutiara akan menghadapi Musica Kudus. Pada semifinal tadi malam, Musica sukses menaklukkan Ratih Banten dengan skor 3-1. Kemenangan Musica ditentukan oleh tunggal ketiga Hayom Rumboko yang mengalahkan Iwawaki Mineo (Jepang) 21-19, 20-22, 21-18.

Di kelompok wanita, Mutiara melenggang ke final setelah menang 3-1 atas Kotab Dishub Bandung. Di partai puncak kualifikasi, Atu Rosalina dkk akan menghadapi Ratih Banten yang lolos ke final setelah menaklukkan Bina Bangsa Jakarta 3-1.

Emma Ernawati, pelatih Mutiara, menyambut lega hasil ini. ''Target awal kami memang lolos ke putaran final di Jakarta,'' katanya. Menurut mantan pemain ganda wanita nasional itu, peluang timnya untuk menaklukkan Ratih di final masih terbuka. Meski ketika bertemu di penyisihan grup mereka kalah 2-3.

Wakil Jatim Jeblok

Ironisnya, partai final ini tidak melibatkan satu pun tim asal Jatim yang notabene menjadi tuan rumah. Bahkan, tidak ada wakil Jatim di semifinal. Di kelompok wanita, Semen Gresik gagal ke semifinal setelah dua kali kalah di fase penyisihan grup. Kemarin, Dora Yunaida dkk kalah 2-3 dari Mutiara. Sebelumnya, Semen Gresik juga takluk dari Bina Bangsa Jakarta (2-3).

Kegagalan itu sangat disesali pelatih Semen Gresik Koko Pambudi. ''Saya memang sudah mengira tak dapat menang telak 5-0. Tapi, saya hanya bisa berharap kepada nomor tunggal untuk mendapatkan poin. Sayang, Febrina gagal mednapatkan kemenangan di set kedua dan ketiga,'' kata Koko.

Di kelompok pria, Wima Surabaya juga gagal menyelamatkan wajah bulutangkis Jatim. Mereka gagal ke semifinal setelah hanya menghuni peringkat keempat Grup A. Pada laga terakhir kemarin, Wima memetik kemenangan 4-1 atas Randik Palembang. Namun, hasil posiitif itu tidak cukup untuk mengantarkan Nyoman Prima dkk ke babak empat besar.

Pelatih Wima Ferry Stewart sudah memprediksi bahwa timnya akan kesulitan menembus semifinal. ''Dua tim di Grup A adalah tim kuat (Mutiara dan Musica, Red). Sulit rasanya untuk bisa lolos ke semifinal,'' kata Ferry. (vem/indopos.co.id)

Berita Berita Lainnya