Berita > Artikel > Sosok

Asifa Nur Farisma
Juara Beregu Milo School Competition 2007

Rabu, 13 Juni 2007 04:54:03
1675 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Oleh: FEMI DIAH, Surabaya

Idolakan Susi Susanti, Rela Kehilangan Gelar Juara Kelas

Keberhasilan SDN Gending Gresik menggondol predikat juara beregu Sekolah Dasar (SD) Milo School Competition kelompok wanita tak lepas dari peran Asifa Nur Farisma. Sebagai tunggal pertama, dia berperan penting menumbuhkan percaya diri rekan-rekan yang turun ke lapangan sesudahnya. Siapa dia?

Tenang, bahkan tanpa ekspresi. Itulah penampilan Asifa Nur Farisma kala mengandaskan Nabilla dari SDN Mojo V 22-20, 21-17 dalam babak final Milo School Competition Minggu lalu. Pebulutangkis SDN Gending Gresik yang diturunkan sebagai tunggal pertama di ajang itu tak hanya berbekal kepiawaian teknik mengibaskan raket dan mempermainkan suttlecock. Tetapi, kemampuannya mempermainkan emosi lawanlah yang membuatnya istimewa.

Namun kesan itu langsung sirna saat Asifa tak lagi berada di lapangan. Dengan nada riang dan tanpa malu-malu Asifa menanggapi semua pertanyaan yang dilontarkan Jawa Pos. ''Saya bukan asli Gresik, tetapi dari Solo tepatnya di Laweyan. Benar, itu daerah yang terkenal dengan batiknya,'' tutur Asifa.

Setahun lalu, Asifa bukannya tak sengaja datang ke PB Semen Gresik. Berbekal niat mengikuti jejak Susi Susanti di bulutangkis, Asifa memilih meninggalkan tanah kelahirannya, Solo. Serangkaian tes masuk Semen Gresik pun diikutinya dengan baik hingga hasilnya dia dinyatakan lolos dan berhak berlatih bersama teman-temannya di Kota Pudak itu.

''Kangen sama orang rumah jelas sering kali ada, tetapi untunglah sekarang ada telepon sehingga mudah untuk mengobati kangen,'' ucap putri pasangan Murseno dan Retno itu. Kemandiriannya sebagai anak sulung dari tiga bersaudara menjadi modal penting untuk siswi kelas VI SD itu hidup jauh dari orang tua dan adik-adiknya.

''Modalnya cuma semangat aja, seperti Mbak Susi (Susanti, red) yang selalu bisa bersemangat saat tampil di lapangan,'' tutur penyuka komik itu.
Untunglah, lanjut Asifa, sejak dirinya bergabung dengan Semen Gresik 2005 lalu, prestasinya lambat laun terdongkrak. Menurut Asifa, torehan manis itu berkat polesan pelatih yang menanganinya di Semen Gresik, Bambang. Selain itu dukungan rekan-rekan di dalam klub sangat berpengaruh kepada kemajuan kualitas permainannya di lapangan. ''Teman-teman cukup baik dan asyik. Tak hanya dalam lapangan, tetapi juga saat di luar latihan,'' imbuhnya.

Tentu saja, padatnya jadwal turnamen yang diikuti Asifa sejak pertengahan 2006 hingga saat ini, juga menjadi salah satu poin penting terdongkraknya prestasi. Sayang, kesuksesan di lapangan bulutangkis berbanding terbalik dengan prestasi akademisnya. Nilai-nilai rapornya di kelas enam ini mulai melorot seiring banyaknya turnamen. ''Padahal waktu kelas V saya bisa dapat ranking satu, tetapi sekarang (kelas VI) nilainya nggak begitu bagus,'' ucapnya.

Namun, Asifa tak menyimpan sedikitpun rasa kecewa meski harus mengorbankan prestasi sekolah. Sebab, dia ingin sekali menyusul Aprilia Yuswandari, pebulutangkis Semen Gresik yang sudah lebih dulu berada di pelatnas Cipayung. ''Sekarang saatnya mengejar prestasi di bulutangkis, mumpung ada kesempatan. Prestasi sekolah nanti tetap akan saya kejar karena saya bercita-cita jadi dokter,'' tukasnya.

BIODATA
Nama: Asifa Nur Farisma
Lahir: Solo, 9 April 1995
Orang Tua: Murseno/Retno
Klub: PB. Rajawali Solo (2001-2005)
PB. Semen Gresik (2005-..)
Sekolah: Kelas 6 SDN Gending Gresik

Prestasi:
- Juara beregu wanita SD Milo School Competition 2007
- Peringkat II Piala Wali Kota 2007
- Peringkat II Sirkuit Nasional Cirebon
- Juara Piala Wali Kota 2006

(indopos.co.id)

Berita Sosok Lainnya