Berita > Berita

Bulutangkis Jadi Andalan di Universiade

Selasa, 07 Agustus 2007 04:51:04
976 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

JAKARTA - Indonesia bertekad meraih hasil terbaik dalam Universiade XXIV/2007 di Bangkok, Thailand, 8-18 Agustus. Tim Merah Putih mematok satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Jika target tersebut terpenuhi, Indonesia akan membukukan sejarah baru dalam multi even antar mahasiswa sedunia tersebut. Hasil terbaik yang diraih Indonesia sebelumnya adalah merebut satu perunggu. Prestasi itu dicatatkan pada Universiade edisi 1997 silam.

''Kami tidak mau muluk-muluk. Kami hanya ingin meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Dan harapan itu kami sandarkan pada cabang bulu tangkis,'' kata Suhariono, Sekjen Bapomi usai berpamitan kepada Ketua Umum KONI Pusat Rita Soebowo di Jakarta, kemarin.

Indonesia akan mengikuti tiga cabang, yaitu: renang, tenis, atletik, dan, bulu tangkis. Karena cabang andalan, bulutangkis diwakili kuota terbanyak yaitu 12 atlet. Semua yang dikirim adalah atlet pelatnas Cipayung. Diantaranya adalah tunggal pria Tommy Sugiarto, Alamsyah Yunus, dan Mohamad Ahsan.

Sedang di kelompok wanita terdapat nama-nama macam Fransisca Ratnasari, Pia Zebadiah, Nintya Krishinda, dan Nadya Melati. ''Kami melihat peluang mereka cukup terbuka. Sebab, pebulutangkis top lainnya banyak yang bermain di Kejuaraan Dunia di Kuala Lumpur (Malaysia, red),'' kata Suhariono. ''Sandungan terbesar kami hanya ada di sektor tunggal pria. Itu terkait keikutsertaan Chen Hong (Tiongkok, red),'' sambungnya.

Pada cabang olahraga renang, Omar Suryaatmadja akan menjadi satu-satu andalan. Sementara, pemain senior mendominasi daftar atlet dari cabang tennis. Mereka adalah Prima Simpatiaji, Sunu Wahyu Trijati, Nesa Artha, Sandy Gumulya, Septi Mende, dan Lavinia Tanata. Sedang dari atletik ada tiga orang yakni Dedeh Erawati (100 meter gawang), Rini Budiarti (5000 meter), dan Dwi Ratnawati (lempar cakram).

''Mengingat ini adalah persaingan tingkat dunia, kami hanya menargetkan mereka untuk memperbaiki peringkat dan prestasi yang pernah dicapai selama ini,'' ujar Suhariono.

''Yang jelas kami mengirim atlet ke sana bukan untuk sekedar ambil bagian. Tapi, orientasi kami adalah prestasi, meski itu bukan prestasi yang paling tinggi,'' pungkasnya.(fim/jawapos.co.id)

Berita Berita Lainnya