Berita > Berita

Chen Tersingkir, Persaingan Jadi Ringan

Kamis, 28 Juli 2005 17:46:56
1674 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

DENPASAR - Tersingkirnya unggulan ketiga tunggal putra Chen Tianyu dari Cina di babak kedua turnamen bulutangkis Milo Junior Indonesia Open (Milo Open) membuat persaingan berkurang. Chen yang mendapat bye di babak pertama, di luar dugaan harus mengakui keunggulan pemain asal Jawa Timur Teguh Siswanto dua set langsung 11-15, 7-15 pada pertandingan yang dilangsungkan di GOR Tembau, Denpasar, Bali, |Rabu (27/7).

Persaingan memang jadi ringan. Dia (Chen) pemain hebat. Namun, saya kira pemain lain tidak bisa dianggap remeh. Mereka yang mencapai babak 16 besar sama bagusnya, kata unggulan kedua Adnan Fauzi.

Chen berada satu jalur dengan Adnan. Keduanya berpeluang bertemu di babak semifinal. Dengan tumbangnya Chen, semifinal pada undian bagian bawah kemungkinan akan mempertemukan sesama pemain Pelatnas, Adnan dan Sakti Kusuma.

Adnan melangkah ke babak 16 besar setelah menang mudah atas pemain dari Balikpapan, Wawan 15-8, 15-2. Pemain asal Klaten, Jawa |Tengah itu belum menemui hambatan berarti pada kejuaraan berhadiah US$ 11.000 tersebut. Di babak pertama, dia mendapat bye dan selanjutnya menghadapi pemain asal Siria Matir Sayed 15-4, 15-1 di babak kedua.

Di babak 16 besar pun, Adnan tidak bertemu pemain tangguh. Pemain asal klub Surya Naga Surabaya ini akan menghadapi pemain dari Tangkas Bogasari Aryanto HP yang sebelumnya menang tiga set atas pemain Malaysia Chan Chee Yuan 15-13, 9-15, 15-8.

Namun, saya kira semua lawan berat. Saya tidak pernah meremehkan lawan. Yang jelas, saya ingin main sebaik mungkin. Saya ingin ke final dan balas dendam atas kekalahan saya di Kejuaraan Asia lalu dari Lu Qicheng, kata Adnan yang harus mengakui keunggulan pemain asal Cina Lu Qicheng di babak semifinal Kejuaraan Asia junior di Jakarta, dua pekan lalu.

Sakti Kusuma sendiri akan menghadapi pemain asal Belgia Tan Yuhan yang mengasah ilmu di klub Jaya Raya Jakarta. Sebelumnya, Sakti menang atas pemain Malaysia Loo Yik Xiang 15-4, 15-8, sedangkan Tan harus bermain tiga set untuk mengalahkan pemain Tangkas Bogasari Jakarta Yoga Pratama 15-9, 2-15, 17-14. Di babak 16 besar lainnya, Teguh yang menumbangkan Chen Tianyu akan menghadapi Tewo Kok Siang dari Malaysia yang menang atas Heri Setiawan dari Tangkas 15-11, 13-15, 17-14.

Lu Qicheng melangkah ke babak 16 besar setelah menundukkan Imbar Haryadi dari Jawa Timur 15-4, 15-2. Lu akan menghadapi Susilo Agung dari Djarum Kudus yang mengalahkan pemain dari Malaysia Kuan Kam Chung 15-8, 15-6.

Bila Lu ke perempat final, dia akan menghadapi pemenang antara Duong Phuong Nam dari Vietnam dan Bandar Sigit Pamungkas dari Djarum. Duong menungguli pemain dari Jerman Roland Beck 15-2, 15-11, sedangkan Bandar menang dari pemain asal Tangkas Bagus Indra 15-11, 17-16.

Undian di bagian atas memang lebih berat dibandingkan dengan undian bawah. Di sini bertengger pemain Pelantas Andreas Adityawarman, unggulan kelima asal klub Jaya Raya Ahmad Rivai, dan unggulan kesembilan asal Denmark Jan O Jorgensen. Rivai dan Jorgensen akan bertemu di babak 16 besar. Rivai sebelumnya menungguli pemain dari Jawa Timur Farhad 15-4, 15-4, sedangkan Jorgensen menang atas pemain Singapura Chew Swee Hau 15-10, 15-13.

Andreas akan bertemu pemain Malaysia Zainudin Hafiz di babak 16 besar setelah mengalahkan pemain |Djarum, Nugroho Adi Saputro 15-7, 15-5, sedangkan Zainudin mengalahkan bekas pemain klub Wima Surabaya Ricky Widianto yang kini berbendera Singapura 15-6, 17-16.

Di bagian tunggal putri, unggulan pertama asal Cina Wang Yihan memastikan ke babak perempat final setelah mengalahkan pemain asal S|GS Bandung Pupin 11-7, 11-7.

Selanjutnya, dia bertemu pemain pemain Jaya Raya Jakarta Feira Mesawardhani yang sebelumnya mengalahkan pemain Jawa Timur Dayinta 11-9, 11-9.

Bekas pemain Pelantas asal |Tangkas Yuan Kartika juga ke babak perempat final setelah menang dari pemain Jaya Raya Febrina Saputri 11-7, 11-8. (W-11/137)


sumber:www.suarapembaruan.com

Berita Berita Lainnya