Berita > Artikel > Sportainment

Facebook dan Atlet Bulutangkis

Senin, 27 April 2009 09:27:54
6155 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Oleh: Melok eR Kinanthi

(Bulutangkis.com) - Hingga saat ini tercatat sedikitnya sekitar 400 atlet bulutangkis terdaftar di situs komunitas sosial; Facebook (Fb). Melalui situs ini, tidak hanya sekedar mengobrol, mereka juga dapat mensharing foto, video, atau melakukan beragam aktivitas lain. Era baru bentuk komunikasi 'luar lapangan' telah dimulai.

Facebook merupakan sebuah komunitas online tempat banyak orang bergabung untuk berbagi minat yang sama, bergabung dengan komunitas tertentu atau terhubung dengan orang lain, termasuk teman-teman lama.

Facebook telah merambah ke seluruh kalangan, tak terkecuali dunia badminton . Saat ini, kita akan dapat menjumpai banyak pemain top 'berkeliaran' di facebook; memposting foto terbaru, video, ide, dan kegiatan yang baru saja mereka lakukan.

Salah seorang atlet yang menggunakan jasa teknologi ini adalah Peter Gade Christensen. Gade, dan mayoritas pebulutangkis Denmark lainnya telah bergabung dengan facebook.

''Facebook memang bagus. Namun karena masih newbie, saya menjaga ketat privasi saya,'' jelas Gade.

''Banyak sekali friend request di facebook saya, dan hampir 99 % nya saya tolak. Buat saya, facebook merupakan sarana yang bagus untuk menghubungkan kita dengan orang lain. Dan tentu saja dapat juga dipergunakan untuk mengetahui berita terbaru mengenai apa yang terjadi dalam hidup orang-orang terdekatmu,'' lanjut Gade yang juga memiliki website pribadi ini.

Meski memiliki segudang manfaat positif, namun tak dapat dielakan, selayaknya komunitas online lainnya, facebook juga memiliki sisi negatif. Sejauh ini, para atlet badminton pengguna facebook telah memiliki kiat-kiat untuk meminimalisir dampak negatif tersebut.

''Tentu saja tidak masalah menggunakan facebook untuk chatting dengan teman atau sekedar memposting foto. Tapi jangan coba-coba memposting foto yang 'aneh-aneh', seperti foto dalam keadaan mabuk berat sehari sebelum turnamen berlangsung,'' kata pemain Inggris, Nathan Robertson.

Bagi sejumlah atlet, penggunanan facebook telah menjadi sebuah kebiasaan. Sebagai sebuah sarana untuk mengatasi padatnya jadwal turnamen dan minimnya interaksi dengan teman atau keluarga di dunia nyata.

''Saya sih tidak merasa kecanduan facebook,'' kata Scott Evans, atlet badminton nomer satu Irlandia, ''Namun mungkin pacar saya berpikiran lain. Hampir setiap hari saya fesbukan, dan tentu saja, saya menyukainya. Facebook merupakan sarana yang bagus untuk tetap mempertahankan kontak dengan teman dan keluarga, terutama bila kita jarang bertemu dengan mereka,'' lanjut Evans.

Tidak hanya mewabah di Eropa, pebulutangkis Amerika dan Asia juga beramai-ramai menggunakan layanan ini untuk terhubung dengan banyak orang.

Trupti Murgunde, pebulutangkis putri India, bergabung dengan facebook karena mengikuti jejak teman-temannya yang sudah lebih dahulu memanfaatkan situs ini. ''Saya mulai merasa kecanduan sejak mengetahui ternyata di facebook juga ada aplikasi lain,'' jelas Murgunde.

Pemain Indonesia juga tak mau ketinggalan menggunakan facebook. Tidak sekedar berinteraksi dengan orang lain, mereka juga memanfaatkan facebook untuk mencari sponsor atau kesempatan bermain (di negara lain?).

Berikut beberapa pemain bultang yang sudah bergabung di facebook:

Peter Gade, Pi Hongyan, Boe/Mogensen, Vita Marissa, Greysia Polii, Lee Wan Wah, Ingo Kindervater, Ella Trip, Nathan Robertson, Andrew Smith, Rajiv Ouseph, Hendra Gunawan, Imogene Bankier, Jenny Wallwork, Adriyanti Firdasari, Taufik Hidayat, Jonas Rasmussen, Kamilla Rytter Juhl, Judith Meulendijks, Christina Pedersen, Jan Jorgensen, etc.

Beberapa website atlet:

http://www.petergade.net/
http://www.greysia-polii.com/
http://www.tinerasmussen.com/
http://www.taufik-hidayat.com
http://www.joachimpersson.net/
http://www.christinnapedersen.dk/
http://www.kamillajuhl.dk
http://www.judithmeulendijks.nl/
http://www.gailemms.com/

Berita Sportainment Lainnya