Berita > Berita

Kejurnas Usia Dini
Cari Bibit Lagi

Jumat, 08 September 2006 15:24:01
867 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Untuk kedua kali kejurnas bulutangkis usia dini digelar di GOR Bulutangkis Jl. Asia-Afrika Senayan, Jakarta, 10-16 September. Seperti tahun lalu, kejuaraan yang kembali disponsori PT Tetra Pak ini sebagai upaya membina atlet muda berbakat.

Tahun silam, turnamen diikuti 1.800 peserta di enam provinsi dan 700 di tingkat nasional. Kini jumlah peserta jauh mening- kat. Sebanyak 5.000 anak tampil pada kejuaraan di sembilan provinsi, sementara tingkat nasional diikuti 1.091 peserta dari 12 provinsi dengan jumlah hadiah total 35 juta rupiah.

Peserta dibagi dalam dua kelompok, U-14 dan U-12 tahun. Mereka akan bertarung di 1.448 pertandingan di empat nomor, tunggal putra-putri serta ganda putra-putri.

“Minimnya pembinaan dan regenerasi di perbulutangkisan Indonesia adalah masalah yang kami hadapi sekarang ini. Kejurnas usia dini ini sangatlah positif sebagai salah satu solusi pembinaan,” ujar M.F. Siregar, Sekjen PB PBSI.

Selain pertandingan, berbagai acara juga telah disiapkan oleh panpel. Di antaranya jumpa idola, klinik kepelatihan, dan pertandingan eksibisi.

“Masa depan bulutangkis Indonesia setidaknya akan ditentukan lewat kejuaraan usia dini ini,” tutur ketua panitia Rosiana Tendean saat hadir ke Redaksi BOLA, Rabu (6/9) sore.

Klinik kepelatihan akan diberikan oleh peraih medali emas Olimpiade, Ricky Soebagdja dan Candra Wijaya. Kebetulan Ricky juga merupakan duta minum susu dari Tetra Pak sejak 2004. Idola lain yang akan didatangkan ialah Hariyanto Arbi, Hendrawan, Susy Susanti, dan Alan Budikusuma.

“Tugas saya sebagai duta adalah menyampaikan pesan kegunaan minum susu dan bagaimana cara mencapai prestasi yang baik. Jadi, ada hubungannya antara prestasi dan kesehatan. Dari turnamen ini diharapkan juga bisa melahirkan pemain-pemain kelas dunia,” kata Ricky, peraih emas Olimpiade Atlanta 1996 bersama Rexy Mainaky. (yuk)

Sumber:bolanews.com

Berita Berita Lainnya