Berita > Berita

Pusdiklat Panviton Dominasi Tim Bulutangkis Sumut
di Kejurnas Antarklub

Rabu, 01 November 2006 16:03:48
2599 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Medan, (Analisa)- Program pembinaan khusus yang dilakukan Pengda PBSI Sumut melalui Pusdiklat Panviton mulai menunjukkan hasil.

Hal ini setidaknya terlihat dari dominasi para pebulutangkis pusdiklat tersebut memperkuat kontingen tuan rumah Sumut pada Kejurnas Bulutangkis 2006 yang akan berlangsung di Medan 14-18 Nopember mendatang.

Ketua Umum Pengda PBSI Sumut Ir Johannes IW ketika dihubungi Selasa (31/10) membenarkan, berdasarkan hasil evaluasi bidang pembinaan, para pebulutangkis Pusdiklat Panviton mendominasi kontingen Sumut untuk kelompok taruna perorangan.

“Dari lima nomor yang dipertandingkan di kelompok perorangan taruna, tetap diisi oleh Pemain asal Pusdiklat Panviton,” katanya.

Dominasi atlit Panviton ini kata Johannes setidaknya membuktikan program pembinaan yang dilakukakan tidak sia-sia.

Dengan kata lain, tujuan awal pendirian Pusdiklat mulai menunjukkan hasil, sebab PB PBSI sebelumnya memang mencanangkan, atlit yang dibina secara lebih khusus dari terpadu di pusdiklat tersebut, bisa memperkuat Sumut di tingkat nasional, bahkan internasional.

Adapun atlit yang akan diturunkan di kelompok taruna perorangan, tunggal putra: Lucas Alexander (PB Angsapura/Pusdiklat Panviton), Spari Hadi (PB Angsapura), Nirwan (PB Prima/Pusdiklat Panviton).

Tunggal putri: Chintya IW (PB Sutomo-Pusdiklat Panviton), Muzelin (PB Sutomo-Pusdiklat Panviton), Millicent (PB Sutomo-Pusdiklat Panviton).

Ganda putra: Lucas Alexander/Nugraha (Angsapura-Pusdiklat Panviton), Wilson/Windi (PBSI Siantar), AgungSetiono/Trias Rico (PB Angsapura-Pusdiklat Panviton). Ganda putri: Chintya IW/Muzelin (PB Sutomo-Panviton). Di nomor ini juga akan tampil Meta Anggita (PB Indocafe/Panviton) berpasangan dengan atlit asal Asahan.

Sementara di nomor ganda putra: Agung Setiawan/Meta Anggita (Pusdiklat Panviton) serta Nugraha dengan pasangannya yang kini belum ditentukan.

Johannes juga menjelaskan, di nomor beregu, selaku tuan rumah Sumut mendapat kuota mengirimkan empat tim, yakni PB Indocafe Medan,PBSatu Asahan serta perwakilan dari Siantar dan Simalungun.

Penetapan tim beregu ini sesuai hasil Kejurda Bulutangkis Sumut tahun 2006 di Siantar Agustus lalu.

Johannes yang juga bertindak selaku Ketua Panpel juga menjelaskan, untuk nomor beregu menggunakan sistem Sudirman. Selain itu juga disepakati,pebulutangkis yang bermain di kelompok beregu,tidak boleh tampil di nomor perorangan.

“Aturan ini mengharuskan kami lebih hati-hati khususnya untuk menentukan prioritas sasaran di Kejurnas ini,” ujarnya.

Disebutkannya, kejurnas itu akan diikuti lima klub besar bulutangkis di Indonesia yakni Djarum, Suryanaga, SGS, Jaya Raya, Tangkas.

Mengenai persiapan, pihaknya panitia hampir rampung dan event tersebut digelar di dua tempat yakni GOR PBSI Jalan Pancing serta Gedung Serba Guna Kampus Unimed.

“Panitia sudah siap menggelar dan menjadi tuan rumah yang baik untuk kejurnas ini. Panitia tinggal membahas soal transportasi serta penginapan atlit,” ujarnya.

Untuk saat ini, ada beberapa alternatif penginapan atau hotel yang sudah dipersiapkan. Tapi yang pasti untuk peserta yang berasal dari lima klub Jawa itu, panitia sudah persiapkan untuk mereka di Hotel Danau Toba. Untuk yang peserta lainnya akan dibahas pada rapat panitia Rabu (1/11) sore ini.

Syari yang akan akrab disapa Aweng ini menambahkan pihaknya akan membahas soal transportasi antarjemput pemain.

“Semua memang harus diperhatikan. Kita tidak mau nanti ada yang tertinggal. Termasuk antarjemput peserta, mulai dari mereka sampai ke Bandara hingga saat pertandingan.”

Juga soal persiapan wellcome party dan pembukaan kejurnas yang nanti dilakukan Gubsu Rudolf M Pardede pada 13 November di Kantor Gubernur. (td)

Sumber:analisadaily.com

Berita Berita Lainnya