Berita > Artikel > Sportainment

Pesta Kembang Api Jadi Penutup Indonesia Cultural Night

Senin, 22 November 2021 10:00:50
131 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Photo: ©Humas PP PBSI

  • Photo: ©Humas PP PBSI

  • Current
Langit di atas pantai kawasan Hotel Westin Resort, Nusa Dua, Bali, pada Minggu (21/11) malam, berubah menjadi terang benderang. Pendaran cahaya warna-warni kembang api di udara yang cerah, tak hanya menjadi penutup, tetapi sekaligus menebarkan semangat dan gairah para pebulutangkis untuk menyambut gelaran kedua dalam Indonesia Badminton Festival (IBF) 2021.

Pesta kembang api itu menjadi acara pamungkas Indonesia Cultural Night Festival yang digelar untuk menutup rangkaian kejuaraan bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters dan menyambut gelaran turnamen SimInvest Indonesia Open 2021 yang berlangsung tanggal 23-28 November.

Oleh panitia penyelenggara, acara tersebut memang sengaja dikemas untuk menciptakan suasana baru agar pemain bisa lebih rileks. Setelah sepekan fokus berkompetisi, pemain bisa membuang penat, sambil menikmati hiburan budaya Bali dan kuliner, layaknya liburan.

"Dari Indonesia Cultural Night ini dharapkan para pemain bisa rileks dan rehat sejenak usai berkompetisi yang menguras energi. Sambil menikmati budaya Indonesia, para pemain bisa memiliki semangat dan gairah baru untuk bertanding di turnamen kedua,, SimInvest Indonesia Open," kata Armand Darmadji, Wakil Ketua Panitia Penyelenggara IB, mengutip rilis dari Humas PP PBSI.

Yang mengharukan, para pemain yang sebelumnya bersaing sengit di tengah lapangan, bisa menyatu di acara yang digelar di pantai tersebut. Sambil mendengar iringan musik, mereka melupakan permusuhan dan sebaliknya bersatu dalam ikatan kuat keluarga besar bulutangkis.

Acara tersebut tak hanya diisi pesta kembang api yang semarak. Sebelumnya, para pemain dan ofisial yang hadir meramaikan IBF juga mendapatkan sajian kolaborasi musik tradisional Bali dan modern, dan kuliner Tanah Air.

Tarian tradisional Bali, pergelaran perkusi di pinggir pantai, menjadi magnet yang menarik perhatian. Juga ada pentas musik. Seluruh pemain dan ofisial yang di pagi hari sebelumnya sudah menjalani tes PCR, bisa larut menikmati hiburan dengan nyaman. Tidak sedikit pemain asing ikut menari.

Puas menikmati sajian hiburan tarian dan musik perkusi, pemain dan ofisial bisa mencicipi sajian kuliner khas Indonesia. Menu-menu tradisional disajikan di banyak gerai, mengelilingi kolam renang. Ada nasi goreng, gado-gado, sate, hingga rendang. Disajikan pula berbagai kudapan dan jajanan pasar yang mengundang selera.

Sajian itu ternyata membuat semua atlet serta ofisial yang datang merasa takjub. Pasalnya selama sepekan ini mereka hanya berkonsentrasi ke pertandingan dan belum menemukan hal-hal baru di acara lain.

"Acara ini sangat bagus, ada kembang api dan tarian Bali. Saya belum pernah melihat acara ini di tempat lain. Saya sangat menikmati dan ini berguna untuk refreshing," ungkap Goh Liu Ying, pemain ganda campuran asal Malaysia.

"Kembang api yang sangat bagus, acara ini sangat meriah. Saya juga belum pernah melihat acara seperti ini di turnamen lainnya," ungkap pemain tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Christo Popov. Pemain asal Prancis itu menikmati dan takjub dengan acara Indonesia Cultural Night tersebut.

"Saya sangat menikmati, enjoy dengan pesta ini. Ini bisa mengusir penat sekaligus refreshing menjelang turnamen mendatang," tutur Christo Popov itu.

"Acara yang sangat bagus. Ada kembang api dan sajian tarian Bali dan makan yang enak," tambah pemain Denmark, Anders Antonsen.

"Lawan Indonesia, tidak ada menangnya. Sejak masih jadi pemain hingga pelatih, tidak pernah ada acara sebagus ini," komentar pelatih Malaysia, Paulus Firman.

Dari deretan pemain lokal, Greysia Polii juga menunjukan rasa takjubnya dengan acara yang disajikan panitia penyelenggara. Peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 itu menyambut baik acara ini karena sekaligus mempopulerkan budaya Indonesia kepada pemain mancanegara.

“Acara yang sangat bagus untuk para pemain, serta ofisial setelah kemarin bertanding. Acara ini juga menjadi hiburan sekaligus ajang mempromosikan budaya Indonesia,” ucap Greysia. (*)

Berita Sportainment Lainnya